Amran Mahmud menjelaskan, berdasarkan laporan dari Pusdalops BPBD Wajo, air mulai naik kembali pascahujan deras dan cuaca ekstrem pada 13 Februari 2023 lalu di beberapa kabupaten tetangga. Kemudian air akan melewati sungai besar di Wajo, utamanya yang bermuara di Teluk Bone.
“Jadi, bisa dikatakan bahwa air kiriman yang masuk Wajo yang menyebabkan banjir. Saat ini masih ada empat kecamatan yang terdampak, yaitu Kecamatan Tempe, Tanasitolo, Sabbangparu, dan Belawa,” kata Ketua DPD PAN Wajo ini.
Amran Mahmud berharap bantuan yang lainnya bisa terus tersalur, baik dari pemerintah pusat maupun provinsi. “Bantuan tersebut akan sangat dirasakan manfaatnya, khususnya yang terdampak bencana,” ucapnya.
Sementara, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Fajar Setyawan, menyampaikan setelah penyerahan secara simbolis, bantuan akan segera dikirimkan setelah semua administrasi selesai. “Semoga bisa bermanfaat dan meringankan beban korban,” harapnya.(Saf)
Editor: Manaf Rachman
















