“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Wajo menyampaikan terima kasih atas segala perhatian dari Ibu Andi Yuliani Paris yang bukan hanya jaringan gas, tapi banyak bantuan yang lainnya yang sudah dirasakan masyarakat kita,” katanya.
AYP mengatakan pada awalnya tidak ada alokasi pembangunan jargas rumah tangga untuk Wajo dalam rapat anggaran tahun 2021. Namun, setelah ia memperjuangkannya ke Kementerian ESDM, alokasi berhasil bertambah.
“Setelah saya perjuangkan ke Pak Menteri, akhirnya pada pembahasan selanjutnya, bertambah alokasi dari awalnya 4 ribuan menjadi 40 ribuan sambungan. Alhamdulillah ada 4.600 untuk Wajo,” ungkapnya.
AYP menambahkan Gilireng berhasil mendapatkan jatah terbesar dengan 2.171 sambungan atau rumah, meskipun jumlah pemilih di sana hanya sekitar 7.900 orang. Hal ini menunjukkan hampir 100 persen dari jumlah rumah di Gilireng telah dipasangi jaringan gas.
Tidak hanya Bupati Wajo dan AYP, peresmian juga dihadiri Ketua DPRD Wajo, Anggota DPRD Wajo, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM RI, perwakilan GM Sales dan Operation Region IV PT PGN, perwakilan KSO Waskita, Field Operations Manager PT EEES, PPK Jargas Tahun 2022, Camat Gilireng, dan tripika kecamatan, para kepala desa/lurah, serta undangan lainnya.(Saf)
Editor: Manaf Rachman
















