Home / Advertorial / Sulsel / Wajo

Senin, 25 Maret 2019 - 14:46 WIB

DPRD Wajo Serahkan Pokir ke Pemkab

 

MEDIASINERGI.CO WAJO — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo menyerahkan pokok-pokok pikiran (Pokir) kepada Pemerintah Kabupaten Wajo.

Pokir tersebut diserahkan oleh Ketua DPRD Wajo HM. Yunus Panaungi dan diterima oleh Bupati Wajo H. Amran Mahmud pada acar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2020 di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo Senin, 25 Maret 2019.

Hadir juga pada Musrenbang tersebut, Wakil Ketua I dan II DPRD Wajo H. Risman Lukman dan Rahman Rahim, Gubernur Sulsel yang diwakili Kadis Kominfo dan Persandian Andi Hasdullah, Anggota DPRD Wajo, Anggota DPRD Provinsi Sulsel, para kepala OPD, Camat, Kades dan Lurah se Kabupaten Wajo.

Ketua DPRD Wajo HM Yunus Panaungi, pokok-pokok pikiran DPRD tahun ini adalah mengusulkan berbagai program prioritas diantaranya infrastruktur jalan, sarana kesehatan, sarana pertanian, sarana air bersih, sarana pendidikan dan sarana pemerintahan di desa utamanya yang baru melakukan pemekaran.

Yunus Panaungi menegatakan, ada 11 desa hasil pemekaran yang belum memiliki kantor desa, sehingga ini perlu perhatian demi untuk memberikan pelayanan maksimal di desa. “Dari 11 desa hasil pemekaran tersebu, 10 dari Kecamatan Pitumpanua dan 1 dari Kecamatan Pammana,” ujarnya.

sementara Bupati Wajo H. Amran Mahmud saat membuka Musrenbang RKPD tahun 2020 menjelaskan, H Amran Mahmud mengharapkan tahapan proses perencanaan yang telah terlaksana akan mampu mengakomodir aspirasi dari para pemangku kepentingan. Kata dia, kemudian dituangkan dalam dokumen-dokumen perencanaan pembangunan Kabupaten Wajo.

Untuk mewujudkan Visi dan Misi tersebut, kata Amran Mahmud Sulapa Eppa menjadi agenda prioritas pembangunan Kabupaten Wajo selama lima tahun kedepan. Pertama, pemerintahan yang berfokus pada reformasi birokrasi yang hendak mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Kata H Amran Mahmud, Kedua, terpusat pada akselerasi peningkatan kualitas hidup manusia dan karakter religius. Kemudian Ketiga, yakni maju dengan berfokus pada kelancaran arus pergerakan barang, orang dan jasa antar wilayah.

Sementara itu Keempat, adalah sejahtera dengan berfokus pada pergerakan produktivitas sektor unggulan daerah.(Advertorial)

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

Sidak Layanan BPJS di Dinsos-PMD, Bupati Takalar Tekankan Pelayanan Harus 5 Menit Selesai

Sulsel

Wali Kota Appi Paparkan APBD-P Makassar, Proyek Strategis Disiapkan Mulai Awal 2027

Sulsel

Mengabdi 22 Tahun, Bupati Takalar Lepas Sekda Muhammad Hasbi Pindah Tugas ke Pemkot Makassar

Sulsel

Jelang Musim Hujan, 150 Satgas PU Benahi Drainase Rawan Banjir Paccerakkang

PINRANG

Sejumlah Sumur Warga Dua Kecamatan di Pinrang Mengalami Kekeringan

Sulsel

Sekda Pimpin Rapat Lintas Sektor, Pemkot Makassar Perkuat Penanganan Kabut Asap

Sulsel

Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

Sulsel

Tampil di Forum PBB Jenewa, Munafri Perkenalkan MCH sebagai Mesin Ekonomi Anak Muda

Tinggalkan Komentar