Sebelumnya, Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Taqwa Gaffar yang juga Dewan Pembina WMO menyampaikan bahwa hadiah dalam turnamen bulutangkis WMO ini merupakan bantuan dari Pemkab Wajo melalui Dinas Porapar.
“Untuk menghadapi Poprov 2026 mendatang, Kami dari WMO bersinergi dengan PBSI mencari dan melakukan pembinaan kepada bibit muda yang potensial. Karena, merekalah nantinya yang akan mewakili Wajo pada ajang tingkat provinsi tersebut,” ucapnya.
Ketu PBSI Syamsul Bahri berharap turnamen ini dapat dijaga dengan baik dan terus berkelanjutan. pasalnya WMO merupakan anak bungsu dari PBSI dan sudah diikat dengan surat keputusan PBSI Wajo. “Saya harapkan semua menjunjung tinggi sportifitas,” harapnya
Lalu, Ketua WMO, Idris Panaungi dalam laporannya menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Bupati Wajo atas dukungan dan suportnya dalam pelaksanaan turnamen ini. “Selain bentuk hobi dan silaturahmi juga sebagai ajang mencari bibit-bibit atlit bulutangkis yang baru,” ucapnya.
Pembukaan dihadiri Kadis Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wajo Dahniar Gaffar, Ketua KOni Wajo Suyuti Mahmud, pengurus WMO serta undangan lainnya.(Pang)
Editor: Manaf Rachman
















