MEDIASINERGI.CO — Nasi putih hingga kini menjadi makanan pokok yang digandrungi masyarakat Indonesia. Nasih putih cocok dipadukan dengan aneka lauk dan sayuran. Namun, apakah nasi putih sehat?
Pada satu sisi, nasi putih rendah lemak dan rendah kalori, serta dapat digunakan dalam berbagai hidangan sehat. Di sisi lain, nasi putih mengalami banyak pemrosesan, di mana dedak, kuman, dan sekam dihilangkan bersamaan dengan sebagian besar serat dan nutrisinya.
Dalam satu cangkir nasi putih matang mengandung makronutrien berupa 242 kalori, 4,4 gram protein, 0,4 gram lemak, 53,2 gram karbohidrat, dan 0,6 g serat. Nasi putih juga mengandung mikronutrien mengandung 5,6 miligram kalsium, 3,7 mikrogram folat, 53,9 miligram potasium, 68,8 miligram fosfor, 24,2 miligram magnesium, dan 0,4 miligram zat besi.
Sementara itu, dalam nasi merah matang mengandung makronutrien berupa 218 kalori, 4,5 gram gram protein, 1,62 gram lemak, 45,8 gram karbohidrat, dan 3,51 gram serat. Selain itu mengandung makronutrien 19,5 miligram kalsium, 7,8 mikrogram folat, 154 miligram potasium, 150 miligram fosfor, 85,8 miligram magnesium, dan 1,2 miligram zat besi.
1. Sumber energi
Menurut ahli gizi di Balance One Supplements, Trista Best, nasi putih adalah makanan berkarbohidrat tinggi yang menyediakan sumber energi yang cepat dan mudah dicerna, serta dapat sangat bermanfaat bagi individu yang memiliki aktivitas fisik atau membutuhkan dorongan energi. Nasi putih dapat memberi Anda peningkatan energi, tetapi mungkin tidak bertahan lama jika seperti makan nasi merah atau biji-bijian utuh lainnya.
2. Nasi putih adalah pilihan biji-bijian bebas gluten
Salah satu manfaat sehat dari nasi putih adalah sepenuhnya bebas gluten, sehingga cocok untuk individu dengan kepekaan terhadap gluten atau penyakit celiac. “Ini bisa menjadi makanan pokok yang berharga bagi mereka yang mengikuti diet bebas gluten dan mencari pilihan biji-bijian alternatif,” kata Best.
3. Meski sudah dihaluskan, masih mengandung beberapa nutrisi
Nasi putih adalah biji-bijian olahan, artinya banyak nutrisi yang diambil dari biji-bijian itu. Meski demikian, beras jenis ini tetap mengandung beberapa makro dan mikronutrien yang bermanfaat untuk kesehatan secara keseluruhan.
“Meski sifatnya halus, nasi putih mengandung nutrisi penting seperti folat, thiamin, dan zat besi, yang berkontribusi pada asupan nutrisi secara keseluruhan,” ujar ahli gizi Mary Sabat.
4. Rendah lemak dan kolesterol
Sabat mengatakan nasi putih secara alami rendah lemak dan kolesterol, yang menjadikannya pilihan cocok bagi individu yang ingin mengatur berat badan atau menjaga kesehatan jantung. Jika ingin makan nasi putih karena kandungan lemak dan kolesterolnya yang rendah, pastikan saja Anda menyeimbangkannya dengan biji-bijian lainnya sepanjang hari.

















