Home / Advertorial

Rabu, 5 Juli 2023 - 14:29 WIB

Buka Sosialisasi Penyusunan Masteplan Smartcity, Armayani Harap Semua Pihak Bekerjasama

MEDIASINERGI.CO WAJO — Komitmen Pemerintah Kabupaten Wajo menuju smart city kini akan segera terwujud. Terlebih setelah hasil evaluasi tahun 2022, Kabupaten Wajo telah ditetapkan untuk didampingi menuju 100 smartcity di tahun 2022.

“Smart city sesungguhnya menjadi cita-cita besar Kabupaten Wajo, jejak langkah kaki kita hingga dapat didampingi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam penyusunan dokumen Smartcity telah kami rintis sejak tahun 2019. Lalu kita telah dievaluasi tahun 2022 dan ditetapkan untuk didampingi menuju 100 smartcity di tahun 2022,” ungkap Sekda Wajo, Armayani saat membuka Sosialisasi dan Bimtek Tahap I Penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart City), Rabu (5/7/2023).

Kegiatan yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo tersebut dihadiri langsung oleh langsung oleh Tenaga Ahli Penyusunan Dokumen Smart City Kabupaten Wajo dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia (RI), Irwan Sembiring, Crista Fialdila Suryanto dan Mellawaty.

Baca Juga:  Jadi Inspektur Upacara HSP ke-95, Amran Mahmud: Jadikan Momentum Bangkitkan Semangat Kolaborasi

Turut hadir Jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Camat, Pimpinan Perguruan Tinggi, Perusahaan, Perbankan, Pelaku Usaha serta seluruh stakeholder terkait dan undangan lainnya.

Armayani yang mewakili Bupati Wajo, juga mengungkap jika keinginan kuat dan harapan menuju kota cerdas telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Wajo Tahun 2019-2024 dengan salah satu indikatornya adalah indeks sistem pemerintahan berbasis elektronik yang tentunya seiring sejalan dengan smartcity.

“Dan hari ini, kita membuat lompatan besar dalam mewujudkan sistem pemerintahan e-government, yang diharapkan menampilkan suatu model penyelenggaraan pemerintahan, dimana seluruh aspek aktivitasnya didukung dengan teknologi informasi dan komunikasi sesuai amanatkan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik,” ucapnya.

Baca Juga:  Bupati Takalar Bagikan Bendera Merah Putih Sekaligus Lepas Pawai Perahu

Terlebih kata dia, munculnya perkembangan lingkungan regional dan global seperti revolusi industri 4.0, telah merubah pola pikir dan pola tindakan yang sebelumnya tradisional yang manual ke arah modern berbasis elektronik.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berkembang dengan sangat cepat, yang membawa perubahan fundamental di segala aspek perikehidupan.Termasuk dari aspek tata kelola pemerintahan.

“Ini adalah kenyataan akan keniscayaan yang tidak dapat kita hindari. Penyelenggaraan roda pemerintahan di era digitalisasi diharapkan dapat segera merespon dan mengatasi berbagai permasalahan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat,” ungkapnya.

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anak Cucu La Patau Matanna Tikka Bakal Berkumpul di Bone, Haul ke-312 Disiapkan Meriah

Advertorial

Dosen FT UNM Gelar Pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi Guru IGTKI Kecamatan Pattallassang, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Digital

Advertorial

Dosen UNM Dampingi Remaja Parambambe Kelola Sampah dengan Teknologi IoT

Advertorial

Tingkatkan Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar: Dosen Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Coding Menggunakan Code.org

Advertorial

Wajo Benahi Data Pembangunan, Seluruh OPD Dikumpulkan di Diskominfotik

Advertorial

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Kredit Konstruksi Rp17,5 Miliar, Makin Mudahkan Peserta Miliki Rumah

Advertorial

Kominfotik Wajo Ikut Kerja Bakti Gerakan Indonesia Asri, Andi Musdalifah: Kebersihan Tanggung Jawab Bersama

Advertorial

Bupati Wajo Ingatkan ASN Tidak Live di Media Sosial Selama Jam Kerja