Secara kumulatif (c to c) ekspor Sulawesi Selatan periode Januari-Juni 2023, mengalami pertumbuhan sebesar 17,37 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022, dengan Volume Ekspor sebesar 1.034,66 Ton dan nilai sebesar US$ 1,12 Milyar (setara dengan Rp. 16,35 Triliun).
Neraca Perdagangan Sulawesi Selatan Periode Januari-Juni tahun 2023 surplus sebesar US$ 542,82 Juta atau setara dengan Rp. 7,92 triliun. Nilai impor Sulawesi Selatan periode Januari-Juni tahun 2023 sebesar US$ 577,42.
Komoditas dan produk yang berkontribusi pada ekspor tahun 2023, dari sektor pertanian perikanan berkontribusi 13,29 %, sektor industri 11,48 % dan sektor tambang 75,23 %.
Lima komoditas utama Sulawesi Selatan yang diekspor periode Januari-juni 2023 meliputi; Nikel, Rumput Laut, Carragenan, Udang Segar dan Biji Kakao dan sebagian besar di ekspor ke Jepang, China, Malaysia, Amerika serikat dan Vietnam.
Sektor perdagangan ini jika lancar bisa meningkatkan perekonomian, menjaga stabilitas, bahkan membuka lapangan pekerjaan.
Kegiatan Pelepasan Ekspor ini, terselenggara atas kerjasama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan dengan Instansi terkait, yaitu Kantor Wilayah 07 Bank BNI, Terminal Petikemas PT. Pelindo Makassar, Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar, Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, Kantor Wilayah Bea dan Cukai Sulawesi Selatan, Balai Besar Karantina Ikan Pengendalian Mutu & Keamanan Hasil Perikanan Makassar, Balai Besar Karantina Pertanian, Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) DPW Sulselbar dan pelaku usaha ekspor.
“Atas nama pemerintah provinsi mengucapkan terima kasih kepada para pelaku ekspor,” ujarnya.(*)
Editor: Manaf Rachman
















