“Smart City ini bukan hanya tugasnya Dinas Kominfo adakah tugas kita bersama-sama,” ujar Febby Theresia Siahaan.
Dikatakan bahwa terpilihnya Wajo sebagai 3 kabupaten/kota dari Sulsel perlu diapresiasi karena tidak mudah pasalnya untuk lolos dalam smart City harus mengumpulkan banyak data.
“Kementerian Kominfo belum selesai tanggungjawabnya setelah Bintek ini, tetapi akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan masterpaln Smart City. Pada bulan Juni 2024 yang akan datang akan melakukan Evaluasi tahap 1,”jelasnya.
Hadir dalam penutupan Bimtek tersebut, Wakil Ketua DPRD Wajo, Andi Senurdin Husaini, Tenaga Ahli Penyusunan Dokumen Smart City Kabupaten Wajo , Irwan Sembiring dan Crista Fialdila Suryanto, Para Kepala OPD, Camat Tempe dan undangan lainnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kominfotik Kabupaten Wajo, Dwi Apryanto menjelaskan Bimbingan teknis penyusunan masterplan smartcity Kabupaten Wajo telah dilaksanakan sebanyak 4 (empat) kali.
Dimulai dari pembukaan sekaligus Bimtek ke-1 tanggal 5 sd 6 Juli 2023, Bimtek ke-2 tanggal 9 sd 10 Agustus 2023, Bimtek ke-3 tanggal 13 sd 14 September 2023.
“Dan hari ini adalah hari terakhir Bimtek ke-4 tanggal 18 sd 19 Oktober 2023. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh Tim Pelaksana Smartcity yang berasal dari perangkat daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha dan BUMN serta BUMD yang telah mengikuti kegiatan ini dengan baik. Juga kepada Tim Kementerian Kominfo yang telah mendampingi,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama menuju Wajo Smart City oleh para pemangku kepentingan.(Saf)
Editor: Manaf Rachman
















