Home / Sulsel

Sabtu, 4 November 2023 - 09:11 WIB

Gugus Tugas KLA Wajo Study Tiru di Yokyakarta

MEDIASINERGI YOGYAKARTA — Gugus Tugas Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Kabupaten Wajo melakukan studi tiru di Daerah Istimewa Yogyakarta, 30 Oktober – 2 November 2023. Instansi yang dituju adalah Bappeda dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Yogyakarta.

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Wajo yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas KLA Kabupaten Wajo menjelaskan bahwa studi tiru tersebut dimaksudkan sebagai upaya mendapatkan pengetahuan dan pemahaman yang lebih mendalam terkait pembangunan KLA di Kota Yogyakarta untuk selanjutnya diadopsi dan diimplementasikan di Kabupaten Wajo.

KLA adalah Kabupaten/Kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara holistik dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak

Ada lima klaster yang menjadi fokus dalam penyelenggaraan KLA yang disebut dengan konvensi anak. Klaster tersebut meliputi (1) Hak sipil dan kebebasan; (2)Lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif; (3) Kesehatan dan kesejahteraan; (4) Pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya; serta (5) Perlindungan khusus. Dari kelima kluster tersebut, ada 24 indikator penilaian KLA yang menjadi kunci dalam pengukuran penyelenggaraan KLA.

Keberhasilan Kabupaten Wajo meraih prestasi KLA Pratama beberapa waktu lalu, menjadi motivasi untuk lebih meningkatkan kualitas penyelenggaraan KLA di Kabupaten Wajo. Untuk diketahui, apresiasi pemerintah pusat atas komitmen dan keseriusan daerah dalam menghadirkan wilayah yang aman bagi anak terdiri atas beberapa kategori, yaitu kategori Pratama, Madya, Nindiya, hingga Utama.

“Sebagai tindak lanjut dari hasil studi tiru tersebut, maka kami merekomendasikan agar dilakukan penguatan kelembagaan berupa penyusunan regulasi yang dapat mengawal pembangunan KLA di Kabupaten Wajo,” ujar Ketua Gugus Tugas KLA, Andi P. Rukka, saat ditemui di ruang kerjanya.

Penguatan kelembagaan menjadi penting agar dapat terbangun sistem perencanaan, penganggaran dan monev KLA yang lebih komprehensif dalam menjamin keberlangsungan pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Wajo. Hal ini juga perlu didukung dengan pelibatan para pemangku kepentingan, yaitu organisasi masyarakat dan dunia usaha.

“Salah satu komitmen yang kami bangun untuk keberlangsungan KLA di Kabupaten Wajo adalah melaksanakan Kelana atau Kecamatan Layak Anak pada 2024 mendatang.” Pungkas Andi P. Rukka.(Advertorial)

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

SOPPENG

Dilepas, 276 Kontingen Soppeng ke PORPROV XVIII Sulsel 2026

Sulsel

JSI Baca Perpindahan Appi ke Demokrat: Bukan Sekadar Ganti Jaket, Peta Politik Sulsel Bisa Bergeser

PINRANG

Peringati Maulid Nabi Muhammad saw. 1448 H, Keluarga Besar Tassbeh Baitul Qur’an Gelar Silaturahmi dan Re-Opening Rumah Makan Ridho

Sulsel

Bupati Takalar Buka Festival Pondok Pesantren Tahun 2026

Sulsel

Memasuki Musim Hujan, Munafri Siapkan Langkah Antisipasi Banjir dengan Teknologi Penyedot Air

Sulsel

Wali Kota Munafri Tekankan Pembenahan Sampah Terintegrasi, Edukasi Warga Terus Digencarkan

Sulsel

Gantikan Muhammad Hasbi, Bupati Daeng Manye Lantik Ahmad Rivai Jadi Sekda Takalar

Sulsel

Pimpin Upacara, Bupati Daeng Manye: Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas 2045

Tinggalkan Komentar