
Bupati pun berharap prestasi Desa Waetuwo bisa menular ke desa lainnya untuk menggali potensi desa lainnya dengan melakukan pengembangan secara berkelanjutan.
“Karena keberadaan desa wisata ini melibatkan masyarakat banyak, Jadi bisa mengurangi angka pengangguran serta membuka lapangan kerja baru. Jika dikelola dengan baik unjung-ujungnya kembali pada kesejahteraan rakyat,” harapnya.
Senada, Kepala Desa Waetuwo, Muhammad Amin mengaku mengaku sangat bersyukur atas penghargaan yang didapatnya.
“Alhamdulillah, perjuangan kami membuahkan hasil. Konsep desa agrowisata Gelora Permata Hijau yang kami rintis pada masa Covid-19 (2020 lalu) berhasil meraih penghargaan nasional,” ujarnya.
Kades yang akrab disapa Andi Budi ini mengaku,
penghargaan ini diraih tidak lepas dari inovasi dan kolaborasi serta perjuangan bersama pemerintah desa, pemerintah kecamatan dan pemerintah kabupaten dengan dukungan dan bimbingan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
“Terkhusus Bupati Wajo, yang tiada henti mensupport dan memberi arahan sampai kami bisa mencapai tingkat ini,” ucapnya.
Dirinya pun bertekad kedapan membawa Desa Waetuwo bersaing di tingkat lebih tinggi lagi, yaitu kategori Maju dan Mandiri.
Sebagai informasi, Lomba Desa Wisata Nusantara tahun 2023 ini diikuti oleh 2.007 Desa Wisata se-Indonesia untuk Kategori Sangat Tertinggal/Tertinggal/Berkembang dan Kategori Maju/Mandiri.
Setelah melalui tahapan seleksi administrasi, presentasi dan verifikasi lapangan, ditetapkan 15 besar Desa Wisata untuk masing-masing kategori. Kemudian Desa Waetuwo menjadi Juara 1 untuk kategori Sangat Tertinggal/Tertinggal/Berkembang.
Diketahui, Kawasan Wisata Alam Desa Waetuwo dengan sebutan Gelora Permata Hijau menawarkan bermacam fasilitas seperti permandian alam yang terkenal dengan airnya yang jernih, keindahan alam berupa pepohonan yang menghijau, juga terdapat fasilitas pendukung lainnya seperti Kamar Ganti, WC, Villa dan gasebo sebagai tempat istirahat bagi para pengunjung. Selain itu juga tersedia berbagai macam masakan kuliner yang siap saji disekitar Kawasan tersebut.(Saf)
Editor: Manaf Rachman
















