Olehnya itu, penghargaan ini dipersembahkan kepada seluruh stakeholder dan masyarakat Kabupaten Wajo sebagai penyemangat untuk terus berinovasi dalam membangun lingkungan atau kawasan yang sehat di Wajo.
“Apalagi, saat ini Kabupaten Wajo menjadi satu-satunya Kabupaten di Indonesia yang tergabung dalam Jejaring Kota Sehat Asia Tenggara. Untuk Kota, hanya Kota Makassar. Kita berharap semua prestasi ini bisa ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya, minimal dipertahankan ,” ucapnya.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Wajo ini pun secara khusus menyampaikan apresiasi kepada para Usia Lanjut Masih Aktif atau yang sering disebutnya Ulama. Menurutnya, para Ulama inilah yang memiliki semangat tinggi dan peran dalam membantu penyelenggaraan KKS di Kabupaten Wajo, termasuk dalam tahap penilaian dan verifikasi.
“Karena peran Ulama inilah juga yang mengantarkan Wajo sehingga terpilih menjadi anggota jejaring Kota Sehat Asia Tenggara. Bahkan, Kita sudah diundang memaparkan atau sharing terkait pelaksanaan KKS di Forum Internasional WHO di tiga negara yaitu Denmark, Thailand dan Nepal,” jelasnya.
Khusus untuk di Nepal beberapa Waktu lalu, Ketua Forum KKS Kabupaten Wajo didampingi oleh Perwakilan NGO, Achmad Muflih Insani yang telah membantu dan memaparkan pelaksanaan KKS Kabupaten Wajo. “Kami perhatikan, ananda Muflih ini lebih fasih menjelaskan dalam bahasa inggris pada waktu. Kami juga berikan apresiasi untuk itu,” ucapnya.
Kabupaten Wajo juga sudah diminta memaparkan pelaksanaan KKS ini ke beberapa Pemerintah Provinsi. “Dua diantaranya saya sendiri yang paparkan, khususnya peran Ulama kita ini, yaitu ke Provinsi Nangroe Aceh Darussalam dan Papua Barat. Sekali lagi terima kasih atas sinergitas dari semua. Jazaakumullahu khairan katsiraa,” pungkasnya.
Diketahui, untuk penghargaan Swasti Saba ada tiga tingkatan, yaitu pemantapan (Padapa), pembinaan (Wiwerda), dan yang tertinggi adalah pengembangan (Wistara).
Untuk tahun 2023 ini, Wistara diraih oleh Kabupaten Wajo bersama 26 kabupaten/kota lainnya, Wiwerda diraih oleh 34 kabupaten/kota, Padapa diraih oleh 75 kabupaten/kota dan 6 provinsi sebagai Tim Pembina Provinsi Terbaik, termasuk Sulawesi Selatan sebagai Terbaik III. (Pang)
Editor: Manaf Rachman
















