
Kerja-kerja wartawan di lapangan bukan hanya jadi perhatian dari Dewan Pers tapi juga lembaga dunia seperti Unesco juga menjadi pusat perhatian terhadap kasus kekerasan yang dihadapi wartawan di Indonesia.
Sementara itu, Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Sulsel, AKBP Dr Agus Khaerul dalam menyampaikan materinya menyatakan, semua kasus kekerasan yang dihadapi wartawan dalam meliput pemilu akan cepat ditangani oleh Polda Sulsel, apalagi sudah terbentuk Satgas khusus soal kekerasan wartawan dalam menjalankan peliputan pemilu.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi respon terhadap pencegahan kekerasan wartawan selama pemilu itu akan lebih memudahkan pihak kepolisian dalam menangani kasus kekerasan jurnalis dalam meliput pemilu.
Acara tersebut diakhiri dengan simulasi penanganan dan pencegahan kasus kekerasan jurnalis dalam liputan pemilu 2024 yang diikuti oleh seluruh peserta yang dibagi kedalam tiga kelompok dengan menampilkan hasil pendalaman diskusi kasus kekerasan wartawan dalam.meliput. (*)
















