“Beberapa hari menjelang pilpres tantangan untuk paslon Ganjar-Mahfud, keputusannya mundur dari kabinet bisa membawa dampak positif dan mampu bersaing dengan branding oposisi Anies-Imin,” ucapnya.
Keputusan sangat terlambat Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai keputusan Mahfud mengundurkan diri dari kabinet Jokowi sangat terlambat dan tidak dalam momentum yang bagus.
“Tentu elektabilitas Mahfud tidak akan terbangun dari keputusan mundur yang seolah hanya ancaman karena tidak kunjung segera dilaksanakan,” kata Dedi saat dihubungi melalui pesan tertulis, Kamis.
Justru, Dedi menganggap keputusan Mahfud tersebut bisa berdampak buruk. Kata dia, pengunduran diri Mahfud tidak krusial bagi pemerintah karena ia dengan mudah diganti dan tokoh penggantinya cukup banyak.
“Mahfud rasanya bukan tokoh yang memiliki basis kuat di kabinet, ia tidak akan mempengaruhi atau diikuti menteri lain,” ucap Dedi.
“Andai pun diikuti [menteri lain], mudah bagi Jokowi menunjuk menteri baru atau menteri ad interim sebagaimana kebiasaan Jokowi selama ini,” tambahnya.
Sementara itu, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud membantah pengunduran diri Mahfud dari kursi Menkopolhukam merupakan bagian dari strategi untuk mendongkrak elektabilitas.
Deputi Kanal Media TPN Ganjar-Mahfud, Karaniya Dharmasaputra, menilai keputusan Mahfud justru berdampak sebaliknya.
Menurut dia, jika hanya karena elektoral, Mahfud mestinya tidak perlu mundur. Terlebih dengan melihat pengerahan fasilitas negara dan aparat untuk memenangkan pasangan calon tertentu.
“Kalau kita mau pakai alasan pragmatis atau elektoral, kalau balik kembali dengan alasan bahwa kita melihat sekarang itu namanya kekuasaan, aparat, fasilitas negara, sudah di-deploy sedemikian rupa untuk kemenangan paslon tertentu, itu kan harusnya logikanya Prof. Mahfud jangan mundur dong,” kata Karaniya.
Presiden Jokowi pun sudah merespons keputusan Mahfud tersebut. Ia menghargai hal itu karena merupakan hak Mahfud.
Menurut Jokowi, Kabinet Indonesia Maju tetap kondusif setelah ada pengumuman pengunduran diri dari Mahfud tersebut.(ryn/tsa)
















