Selanjutnya, dia menyarankan untuk menaikkan bendera organisasi maka baiknya turun ke lapangan.
“Ada tahfiz harian bisa dilibatkan, berkolaborasi menjadi da’i muda. Mengajak masyarakat untuk pengajian lorong dan sebagainya,” sarannya.
Begitu pun terhadap IPM. Dia bilang, IPM bukan hal baru. Apalagi banyak lingkaran dekatnya Muhammadiyah.
Alhasil eksistensi IPM dalam momentum seperti sekarang ini sangat dibutuhkan.
“Saya sangat respect dengan kader IPM, luar biasa. Apalagi fokus teman-teman di pembekalan, training center. Jadi ini sebuah hal yang terus dibutuhkan di negara kita saat ini,” ujarnya.
Danny mengungkapkan pihaknya siap memfasilitasi kegiatan para komunitas pemuda tersebut. Seperti, gedung dan konsumsi.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















