Menurut Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah di Direktorat Jenderal Otonomi Daerah ini, dia lebih cenderung menggunakan tema Merajut Sutera Merangkai Nusantara di Tanah Wajo karena Kabupaten Wajo memiliki branding sebagai kota sutera.
“Tema Merajut Sutera Merangkai Nusantara di Tanah Wajo lebih cocok dipakai sebagai tema, karena Wajo selama ini terkenal sebagai penghasil kain Sutera,” ucapnya.
Batara berharap dengan tema ini, brand sebagai kota sutera bisa dikembangkan kembali, mulai dari menenun sampai dengan pemasarannya untuk mengembalikan marwah sutera di Wajo.
Terkait dengan pengembangan sutera, Pj Bupati meminta instansi terkait mendata corak yang dimiliki Wajo dan didaftarkan di HAKI.
“Kita harus mempertahankan corak yang kita miliki, saya minta untuk di data, corak apa saja yang dimiliki Wajo kemudian apa yang sudah terdaftar di HAKI dan yang belum terdaftar. Itulah alasannya kita mengambil tema ini untuk mensosialisasikan kembali sutera sebagai identik dari Wajo,” pungkasnya.(**)
















