Home / Advertorial

Senin, 25 Maret 2024 - 16:40 WIB

Pj. Bupati Wajo Harapkan Usung Tema Sutera Pada Peringatan HJW Tahun 2024

Menurut Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah di Direktorat Jenderal Otonomi Daerah ini, dia lebih cenderung menggunakan tema Merajut Sutera Merangkai Nusantara di Tanah Wajo karena Kabupaten Wajo memiliki branding sebagai kota sutera.

“Tema Merajut Sutera Merangkai Nusantara di Tanah Wajo lebih cocok dipakai sebagai tema, karena Wajo selama ini terkenal sebagai penghasil kain Sutera,” ucapnya.

Baca Juga:  Bupati Wajo Kukuhkan Pengurus Karang Taruna Wajo Masa Bakti 2019-2024

Batara berharap dengan tema ini, brand sebagai kota sutera bisa dikembangkan kembali, mulai dari menenun sampai dengan pemasarannya untuk mengembalikan marwah sutera di Wajo.

Terkait dengan pengembangan sutera, Pj Bupati meminta instansi terkait mendata corak yang dimiliki Wajo dan didaftarkan di HAKI.

Baca Juga:  Wujudkan Program Macawa, Bupati Wajo Bersama AYP Resmikan 137 Unit PJUTS di Atakkae

“Kita harus mempertahankan corak yang kita miliki, saya minta untuk di data, corak apa saja yang dimiliki Wajo kemudian apa yang sudah terdaftar di HAKI dan yang belum terdaftar. Itulah alasannya kita mengambil tema ini untuk mensosialisasikan kembali sutera sebagai identik dari Wajo,” pungkasnya.(**)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Peringati Hari Perpustakaan dan Kearsipan, Wajo Ajak Generasi Muda Rawat Literasi

Advertorial

Pemkab Wajo Peringati Harkitnas ke-118, Soroti Ancaman di Era Informasi

Advertorial

Pemkab Wajo Ubah Pola Kerja ASN, WFH Mulai Berlaku Jumat Ini

Advertorial

Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, Gubernur Zainal Terima Penghargaan Kategori Penurunan Pengangguran

Advertorial

Wajo Perkuat SP4N-LAPOR, Bidik Kepercayaan Publik Lewat Respons Aduan yang Lebih Cepat

Advertorial

Dorong Transparansi, Pemkab Wajo Perkuat Peran PPID di Era Digital

Advertorial

Tinggalkan Tanda Tangan Basah, Pemkab Wajo Percepat Layanan Digital

Advertorial

Pemkab Wajo Perkuat Literasi Informasi, KIM Jadi Ujung Tombak di Desa