Anggota Komisi II DPRD Wajo, Asrijaya Latief, mendorong agar 10 persen dari hasil pelelangan exornamen diberikan kepada Dinas Perikanan dan Kelautan untuk program restocking di rawa.
“Baiknya kita fokus restocking rawa. Untuk danau biar provinsi yang melakukan karena Danau Tempe berada di tiga wilayah,” ungkap politisi Demokrat itu.
Politisi yang akrab disapa AJL itu juga meminta agar Balai Benih Ikan (BBI) di Wajo dioptimalkan untuk mendukung program ini.
Sementara anggota komisi II lainnya, Andi Bakti Werang meminta agar sebelum melakukan restocking perlu menganalisis keberadaan predator. “Jangan sampai benih yang dilepas hanya menjadi makanan bagi predator,” ujarnya.(Humas DPRD Wajo)
















