Disaming itu, Peningkatan Pendapatan Daerah. “Upaya peningkatan pendapatan asli daerah harus terus kita galakkan. Optimalisasi sumber-sumber pendapatan yang ada, serta eksplorasi sumber-sumber pendapatan baru harus menjadi fokus. Hal ini penting untuk mendukung pembiayaan pembangunan yang semakin meningkat,” tuturnya.
Kemudian terakhir lanjut Armayani, Kolaborasi dan Sinergi. “Penyusunan APBD adalah kerja bersama. Oleh karena itu, kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, dan pihak-pihak terkait lainnya sangat diperlukan. Kita harus bekerja bersama-sama, saling mendukung dan melengkapi untuk mencapai tujuan pembangunan yang dicita-citakan,” kata Mantan Kepala BPKPD Wajo ini.
Diakhir sambutannya, Armayani menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam proses penyusunan APBD 2025 ini. Semoga upaya dan kerja keras kita membawa manfaat besar bagi masyarakat dan daerah.
“Terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam penyusunan APBD 2025,” pungkasnya.
Kepala Bidang Anggaran dan Perencanaan Pendapatan BPKPD Kabupaten Wajo, Syahmadiyah, mengatakan, FGD ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 6 sampai 7 Juni.
Adapun pesertanya, lanjutnya, berasal dari OPD. “Pematerinya berasal dari Kementerian Dalam Negeri, Kejaksaan dan Kepolisian, ” tutupnya. (**)
















