MEDIASINERGI.CO WAJO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, melalui Badan Pengelola Keuangan Dan Pendapatan Daerah (BPKPD) menggelar Focus Group Discusion (FGD), Kamis, 6 Juni 2024 di Aula Hotel Sermani, Sengkang.
FGD ini digelar dalam rangka persiapan penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.
Sekertaris Daerah Kabupaten Wajo, Armayani, saat membuka FGD mengatakan, Penyusunan APBD merupakan salah satu proses penting dalam perencanaan pembangunan daerah.
APBD, kata Armayani tidak hanya merupakan dokumen keuangan, tetapi juga dokumen politik, hukum, dan administrasi yang mencerminkan komitmen kita untuk melaksanakan pembangunan dan pelayanan publik secara berkelanjutan dan berkeadilan.
Armayani menekankan beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian kita bersama dalam penyusunan APBD 2025, yakni Prioritas Pembangunan. Dimana Anggaran yang disusun benar-benar mencerminkan prioritas pembangunan daerah. Fokus utama harus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Kemudian, Transparansi dan Akuntabilitas. “Penyusunan APBD harus dilakukan dengan transparan dan akuntabel. Pemerintah membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memberikan masukan dan mengawasi proses ini. Setiap alokasi anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan dengan jelas,” ujarnya.
Lalu Efisiensi dan Efektivitas Anggaran. “Dalam kondisi keuangan yang terbatas, kita dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengelola anggaran. Setiap pengeluaran harus dipastikan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Efisiensi dan efektivitas anggaran harus menjadi pedoman dalam setiap pengambilan keputusan,” ucanya.
















