Home / Internasional

Sabtu, 22 Juni 2024 - 09:24 WIB

Arsitek Mohamed Kamal Ismail: Menolak Bayaran Memperluas ke Dua Masjid Haram

MEDIASINERGI.CO ARAB SAUDI — Mohamed Kamal Ismail adalah orang di balik salah satu perluasan besar dua masjid utama di Arab Saudi.

Arsitek asal Mesir yang lahir pada 1908 ini dipilih oleh mendiang Raja Fahd dari Arab Saudi untuk mengawasi perluasan kedua Masjid Tanah Haram yakni Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah.
Pada saat itu, perluasan Masjidil Haram disebut-sebut sebagai perluasan terbesar dalam 14 abad.

Baca Juga:  Delegasi CAJ Kunjungi Toko Roti Legendaris Fung Wong, Melvin Chan Jaga Warisan Rasa Sejak 1909

Akan tetapi, Ismail menolak dibayar untuk pekerjaannya walau didesak Raja Fahd dan perusahaan Bin Laden.
Dia berkata: “Mengapa saya harus mengambil uang untuk pekerjaan di tempat paling suci di dunia?

Baca Juga:  Putra Wajo Kembali Berjaya Diajang ARRC 2020

Bagaimana saya bisa menghadap Allah di Hari Penghakiman?”

Pendidikan Mohamed Kamal Ismail adalah lulusan sekolah menengah termuda di Mesir dan orang termuda yang diterima oleh Royal School of Engineering di negara tersebut.

Arsitek Mohamed Kamal Ismail kemudian dikirim ke Eropa untuk mengenyam pendidikan lanjutan di bidang arsitektur Islam.

Share :

Baca Juga

Internasional

Delegasi CAJ Kunjungi Toko Roti Legendaris Fung Wong, Melvin Chan Jaga Warisan Rasa Sejak 1909

Internasional

Presidenz CAJ Atal S Depari Dalam Sidang Umum ke-21 di Kuala Lumpur Perkuat Solidaritas Jurnalis ASEAN

Internasional

Pidato Perdana Mojtaba Khamenei Langsung “Tembak” AS, Semua Pangkalan Ditutup

Internasional

Konflik Timur Tengah Picu Pembatalan Penerbangan Massal oleh Puluhan Maskapai

Internasional

Amir Saeid Iravani Wakil Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa: Tujuan AS ganti rezim langgar kedaulatan republik

Internasional

KBRI Riyadh imbau WNI lebih waspada situasi di Timur Tengah

Internasional

Dari ASCC 2025, Makassar Capai Babak Baru Kerja Sama Internasional dengan Yokohama

Internasional

Wali Kota Munafri Disanjung di Vienna, Koin 100 Tahun Lee Kuan Yew Jadi Simbol Kolaborasi Global