“Masyarakat ini sangat antusias dengan program tersebut, kami takut nanti saat menjelaskan ke mereka (calon pelanggan) malah kami yang jadi sasaran karena tim kami yang melakukan verifikasi,” ujar Beni.
Beni juga mengatakan kekhawatiran terkait program PDAM kedepan yang nanti akan dikaitkan dengan program yang ditunda ini.
“Kami berharap, semoga program kementerian tersebut dapat segera terealisasi karena menyangkut khayalak orang banyak,” jelasnya.
Selain Makassar, juga ada beberapa Perusahaan Air Minum di Sulsel mengalami hal sama seperti Gowa, Sinjai, Enrekang, Bantaeng, Toraja Utara, yang juga sangat mengharapkan program ini dapat berlangsung dengan lancar.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















