Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya melindungi masyarakat dengan memberikan edukasi mengenai keuangan yang aman dan bertanggung jawab.
“Maraknya kasus penipuan keuangan menjadi perhatian kita bersama. Dengan berkembangnya teknologi, modus yang digunakan semakin bervariasi, sehingga masyarakat harus lebih waspada. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan pemahaman serta perlindungan terhadap masyarakat,” lanjutnya.
Lebih jauh, Pj.Bupati Ahmadi Akil berharap melalui sosialisasi ini, masyarakat dapat lebih berhati-hati dan tidak mudah tergiur dengan tawaran yang menjanjikan keuntungan instan.
Dengan meningkatnya kewaspadaan dan pemahaman terhadap sektor keuangan, masyarakat dapat terhindar dari kerugian material akibat penipuan.
Pemerintah Kabupaten Pinrang berkomitmen untuk terus mendukung program literasi keuangan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk OJK, diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi pelaku usaha, petani, dan masyarakat umum dalam mengakses layanan keuangan yang aman dan terpercaya.(Tan)
















