Lebih lanjut, Amran memaparkan tantangan kondisi fiskal daerah yang masih terbatas akibat tingginya belanja pegawai dan belanja barang/jasa, sementara pendapatan daerah belum optimal.
“Kita dorong pemerintah untuk melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber pendapatan. Jangan hanya sibuk belanja, tapi lupa mencari pemasukan. Pemerintah harus pandai mengatur cash flow-nya. DPRD akan terus mengawasi agar belanja daerah lebih efisien dan berpihak kepada rakyat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi terhadap orientasi belanja daerah agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Belanja daerah masih perlu banyak evaluasi. Harus dikawal agar orientasi perencanaan benar-benar berdasarkan kepentingan rakyat, bukan untuk keuntungan kelompok tertentu,” tambahnya.
Menutup kegiatan reses, Amran menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika masih ada keterbatasan dalam pemenuhan aspirasi. Namun ia menegaskan komitmennya bersama seluruh anggota DPRD lainnya untuk terus berjuang demi kepentingan rakyat.
“Saya memohon maaf jika masih banyak kekurangan dan belum bisa berbuat banyak untuk masyarakat. Tapi saya pastikan kami tetap berjuang. Saya bersama 39 anggota DPRD lainnya terus berupaya sebaik mungkin,” pungkasnya.(R)

















