Namun demikian, usulan warga mengenai perbaikan dan pembangunan infrastruktur tetap berdasarkan skala prioritas dan sudah masuk diusulan Musrenbang 2026.
Kemudian, terkait masalah pertanian, di Kelurahan Wiringpalenna’e, Politisi PKB ini menekankan, bahwa saat ini pertanian di Wiringpalenna’e memang perlu perhatian dan peningkatan. Begitu juga dengan keberadaan dua jembatan gantung yang ada dan menjadi akses masyarakat setempat.
“Ini jembatan sudah lama dan sudah pasti kondisinya butuh perhatian. Sehingga kalau memang ada yang rusak segera diperbaiki. Karena jangan sampai membahayakan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara untuk pemberdayaan prempuan
terutama anak yang baru lulus sekolah dan membutuhkan pelatihan, Fery memberi solusi agar mendaftar ke Balai Latihan Kerjan (BLK) Wajo.
“Kita sudah ada bentuk kerjasama dengan BLK Propinsi. BLK juga ada kerjasama dengan Negara Korsel yang saat ini membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak. Ini tentu bisa dimanfaatkan anak-anak kita yang membutuhkan pekerjaan,” tandasnya.
Selain dihadiri warga, tokoh masyarakat dan Pemerintahan Kelurahan Wiringpalenna’e, juga dihadiri PPK Kecamatan Tempe, Sekretaris Perkim Kabupaten Wajo dan Kepala Bidang Dinas PU Wajo.(r)
















