“Jadi, sebenarnya ada kolaborasi dengan aset Pemkot, umpamanya ada aset Pemkot yang kosong bisa dipakai untuk program MBG seperti pinjam pakai. Kita (Pemkot Makassar) meminjamkan aset kita untuk dibangun dapur untuk menyuplai anak-anak sekolah yang ada di daerah itu,” jelas Appi.
“Kita lagi mencari wilayah atau aset yang bisa dipakai, karena lumayan juga luasannya kalau tidak salah 800-1000 meter,” sambungnya.
Appi juga menambahkan, melalui program MBG pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan akses pemasaran yang lebih luas pada produk lokal yang dibutuhkan.
Selain itu, program ini dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan permintaan produk pangan di Kota Makassar.
“Pasti sangat bagus, karena dengan MBG ini tentu perputaran roda ekonomi ini akan ada, karena ada biayanya yang dibelanjakan untuk membeli berbagai macam kebutuhan,” ungkapnya.
“Dan nantinya kebutuhan itu dipergunakan, diolah, dan disalurkan di masyarakat. Jadi, bahan bakunya ini akan menjadi sumber ekonomi yang ada di wilayah ini,” tutup Appi.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















