Ia melakukan pertemuan bilateral dengan Wali Kota Bilbao, Juan Mari Aburto. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas potensi kolaborasi kota ke kota dalam pengembangan tata kelola perkotaan, ekonomi kreatif, dan revitalisasi kawasan heritage.
“Makassar bukan hanya bagian dari Indonesia, tapi juga bagian dari dunia. Jejaring dan pembelajaran dari forum ini sangat berharga untuk mewujudkan Makassar sebagai kota global yang Unggul, Inklusif, Aman dan Berkelanjutan,” ungkap Munafri Arifuddin.
Kota Bilbao sendiri dikenal sebagai salah satu kota maju di wilayah Pais Vasco, Utara Spanyol, yang sukses melakukan transformasi kawasan industri menjadi kota modern yang inklusif dan berkelanjutan.
Munafri menyampaikan harapannya agar pengalaman Bilbao dapat menjadi referensi penting bagi Makassar.
“Penguatan jejaring, pertukaran gagasan, dan praktik terbaik yang kami serap di World Cities Summit ini akan sangat berarti untuk mendorong visi Makassar sebagai kota unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan,” kata Munafri menutup pertemuan.
Forum World Cities Summit Mayors Forum 2025 di Vienna sejak tanggal 2-4 Juli, menjadi ajang strategis bagi Makassar untuk memperkuat diplomasi kota dan membangun kolaborasi lintas negara.
Kehadiran Munafri Arifuddin di panggung internasional ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam merespons isu global, mulai dari inovasi energi, pengelolaan lingkungan, hingga penguatan ekonomi perkotaan yang berpihak pada keberlanjutan.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















