MEDIASINERGI.CO WAJO — Menjelang pelaksanaan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Internasional pertama tahun 2025, Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI menggelar Rapat Koordinasi Nasional selama empat hari, 24–27 Juli 2025, di Sallo Hotel, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Rakor ini menjadi ajang pemantapan persiapan teknis dan strategis untuk menyukseskan MQK Internasional yang dijadwalkan digelar Oktober mendatang. Sejumlah pejabat tinggi Kementerian Agama, pengurus pusat As’adiyah, pemerintah daerah, hingga para kepala kantor wilayah Kemenag dari seluruh Indonesia hadir dalam agenda ini.
Rangkaian rapat membahas berbagai aspek penting, mulai dari kesiapan lokasi, konsep lomba, skema pendaftaran, hingga teknis pelaksanaan yang mencakup bidang IT, publikasi, perlengkapan, protokoler, pentas seni, dan keamanan.
Direktur Pesantren Kemenag RI, Gurutta Dr. H. Basnang Said, menyampaikan bahwa MQK Internasional tahun ini akan tampil beda dengan sentuhan inovatif.
“MQK tahun ini akan lebih inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kami hadirkan kategori baru, pendekatan digital, dan ruang partisipasi yang lebih luas, termasuk untuk pesantren dari luar negeri,” ujarnya.
















