Menurutnya, program ini akan terus bergulir di berbagai sekolah pelosok Kabupaten Wajo. Selain bentuk kepedulian, kegiatan ini juga bagian dari misi teritorial TNI: mendekatkan diri ke masyarakat dengan pendekatan humanis dan berkelanjutan.
Kepala SDN 246 Lapaukke, Hj. Kartini, S.Pd., menyebut kegiatan ini sebagai kejutan penuh makna. “Bukan cuma soal buku atau tas, tapi soal perhatian. Kehadiran TNI memantik semangat dan kepercayaan diri anak-anak kami. Terima kasih, ini benar-benar luar biasa,” katanya haru.
Program Hasanuddin Peduli Anak Sekolah bukan sekadar aksi bagi-bagi bingkisan. Ini adalah cara TNI menyentuh masa depan, satu anak, satu semangat, satu cita-cita pada satu waktu. Dengan menggandeng sekolah dan masyarakat, mereka menabur harapan di ladang pendidikan yang kerap terabaikan.
Satu hal yang pasti: di desa Lapaukke, senyum anak-anak hari ini adalah tanda bahwa masa depan mereka tak sendiri. Ada TNI yang siap menopang, mendampingi, dan menyemai mimpi.(Eddy)
Editor: Hamzah
















