Home / Artikel

Selasa, 28 Oktober 2025 - 10:50 WIB

Refleksi Sumpah Pemuda: Musmuliadi Ingatkan Pemerintah Wajo Soal Janji Program Muda Milenial Maradeka

Pemuda hari ini tidak kekurangan ide. Kita punya banyak gagasan segar, dari pengembangan ekonomi kreatif hingga inovasi sosial berbasis desa. Tapi ide-ide itu sering kehilangan arah karena minim dukungan dan pendampingan. Di sinilah pentingnya kolaborasi, sebab pemuda memiliki imajinasi dan energi, sementara pemerintah memiliki power dan instrumen kebijakan. Bila keduanya tidak bertemu, yang lahir hanyalah kekecewaan baru.

Muda Milenial Maradeka seharusnya tidak berhenti pada janji politik. Ia harus menjadi ruang hidup, tempat di mana pemuda Wajo merasa punya masa depan di tanah kelahirannya. Pemerintah perlu membuka pintu selebar-lebarnya bagi partisipasi anak muda, bukan sekadar menjadikan mereka pelengkap seremonial atau penonton program pembangunan.

Baca Juga:  Kunjungi Sydney, Komisi C DPRD Kota Makassar Minta Dukungan Tambahan AASCTF

Menjadi pemuda hari ini berarti berani berpikir kritis tanpa kehilangan semangat kolaboratif. Bergerak bukan untuk menantang kekuasaan, tetapi memastikan bahwa kekuasaan bekerja bagi kepentingan rakyat, terutama generasi penerus.

Kita boleh bermimpi tentang Indonesia Emas, tetapi sebelum itu kita harus berani mengakui Indonesia Cemas. Realitas ketimpangan, pengangguran, dan keterasingan anak muda dari kebijakan publik. Mengakui kecemasan bukan tanda pesimismeadalah langkah paling jujur untuk membangun harapan yang baru.

Baca Juga:  3 Ranperda di Sahkan, Andi Bataralifu: Pemkab Wajo Dukung Ranperda Inisiatif DPRD

Dua puluh tahun menuju 2045 bukan waktu yang lama. Jika ruang dialog seperti obrolan di kafe kala itu mampu menjadi ruang kolaborasi nyata antara pemuda dan pemerintah, maka cahaya Indonesia Emas akan menyala dari Kabupaten Wajo. Bukan dari janji, tetapi dari kerja dan kesadaran bersama.(**)

Share :

Baca Juga

Artikel

Dua Satkamling Di Soppeng Disambangi Tim Dit Binmas Polda Sulsel

Advertorial

Dishub Makassar Hadiri FGD Ketiga Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Kota Sehat

Artikel

Cahaya dari Timur: Refleksi Hari Santri dan Warisan Keilmuan As’adiyah

Artikel

Musmuliadi: Melecehkan Pesantren Sama Saja Merendahkan Akar Moral Bangsa

Artikel

PPENTINGNYÀ PERAN dan FUNGSI MEDIA

Advertorial

Menyulam Harapan di Bumi Lamadukkelleng: Jejak 100 Hari Pemerintahan Andi Rosman–Baso Rakhmanuddin

Artikel

Pendidikan dan Peran Perempuan Diera Globalisi

Artikel

Bagaimana Puasanya?