Tidak hanya dipecat, kedua guru ASN itu juga dilaporkan oleh LSM ke polisi atas dugaan tindak pidana korupsi. Kasus itu bergulir hingga tingkat kasasi, dan majelis hakim memutuskan keduanya bersalah sehingga divonis satu tahun penjara.
Kasus tersebut kemudian menjadi sorotan publik karena perbuatan Abdul Muis dan Rasna, menurut banyak orang, justru dinilai berjasa untuk para guru honorer.
“Pak Abdul Muis dan Pak Rasnal ini diantar ke DPRD Provinsi Sulawesi Selatan pada hari ini. Kemudian, dari teman-teman DPRD Provinsi Sulawesi Selatan tadi datang mengantar ke DPR RI dan kami terima,” kata Sufmi Dasco menjelaskan rentetan peristiwa sebelum dua guru itu bertemu Presiden Prabowo.
Rehabilitasi yang diberikan oleh Presiden Prabowo kepada kedua guru itu diharapkan dapat mengembalikan nama baik keduanya setelah menghadapi kasus hukum sampai tingkat kasasi.
“Kami selama satu minggu terakhir, berkoordinasi meminta petunjuk kepada Bapak Presiden untuk memberikan rehabilitasi kepada kedua orang guru dari SMAN 1 ya di (Masamba), Luwu Utara,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi, sambil menambahkan bahwa apa pun yang terjadi menjadi pembelajaran bagi semua (***)
















