Menurut Budi, bantuan sosial merupakan isu sensitif yang harus ditindaklanjuti dengan cepat. Sehingga, dia mendorong ada pendataan ulang.
“Ini yang harus kita minta ke Dinas Sosial soal pemutakhiran data. Kalau bisa secepatnya dilakukan data ulang,” tegasnya.
Anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat itu juga menegaskan siap mengawal persoalan bansos ini hingga bantuannya benar-benar terima bagi mereka yang layak.
Selain mendesak pendataan ulang secara detail kepada warga, dia ingin ada keterbukaan informasi mengenai aturan desil sebagai tolak ukur penerima bansos.
“Miris juga kalau misalkan ada yang tidak dapat karena desil ini. Kita harus bicarakan baik-baik ini karena kondisi setiap warga itu berbeda-beda,” ungkap Budi.
Selain bansos, Budi juga menerima aspirasi seperti pembenahan drainase. Menurutnya, infrastruktur ini memang harus dibenahi jika terus terjadi genangan di setiap hujan datang.
“Kita akan tampung dan sampaikan nanti ke Dinas Pekerjaan Umum. Semoga nanti masuk prioritas mereka,” tutupnya.(jk)
Editor: Hamzah
















