Home / Sulsel

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:19 WIB

Setahun Munafri-Aliyah, Kini Program Nyata Dirasakan Warga Makassar

Menurutnya, pendekatan tersebut belum sepenuhnya berorientasi pada penyelesaian masalah kota. Ke depan, ia menginginkan perubahan paradigma.

Dimulai dari identifikasi persoalan kota, penentuan target perubahan, perancangan proses transformasi, hingga intervensi terpadu yang tepat sasaran.

“Setelah intervensi dilakukan, dampaknya harus diukur. Kalau belum berdampak sesuai harapan, berarti prosedurnya yang harus diperbaiki,” ungkapnya.

Mantan CEO PSM itu menekankan, pentingnya alat ukur yang disepakati bersama, sehingga setiap program dan kegiatan memiliki indikator dampak yang jelas dan terukur.

Selain itu, Munafri menyampaikan refleksi jujur atas satu tahun pemerintahan yang telah berjalan. Ia mengakui bahwa kerja pemerintah meningkat dan sistem mulai tertata, namun dampaknya belum sepenuhnya dirasakan masyarakat.

Menurutnya, publik ingin melihat proses yang nyata, bukan sekadar pembenaran atas apa yang dilakukan pemerintah. Ketika manfaat program tidak sampai kepada masyarakat, alasan apa pun akan sulit diterima.

“Legitimasi publik itu bukan diberikan saat pelantikan, tetapi diperbaharui setiap hari melalui perubahan yang dirasakan masyarakat,” ucap Ketua Golkar Makassar itu.

Baca Juga:  Terima Penghargaan di Hari Kesehatan Nasional, Amran Mahmud Apresiasi Dinkes dan Nakes

Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga merumuskan empat pembelajaran utama dari tahun pertama kepemimpinannya,
Program tidak otomatis menyelesaikan masalah.

Banyak kegiatan tidak selalu berarti banyak perubahan Kota. Inovasi tidak otomatis berdampak. Inovasi tanpa integrasi hanya akan menjadi proyek yang membingungkan.

Anggaran besar tidak otomatis efektif. Efektivitas ditentukan oleh fokus, bukan jumlah anggaran.
Reformasi birokrasi administrasi tidak cukup. Yang dibutuhkan adalah reformasi manajemen kinerja.

Ia menegaskan bahwa arah perbaikan di tahun kedua adalah mengubah pola kerja dari working in government menjadi problem solving government.

“Menggeser perencanaan dari berbasis program menjadi berbasis penyelesaian masalah kota. Mengubah indikator kinerja dari sekadar output menuju outcome dan impact,” tuturnya.

Oleh sebab itu, mengalihkan evaluasi dari laporan administratif ke realitas lapangan, mengubah kerja OPD dari sektoral menjadi kolaboratif. Dan menggeser peran pimpinan dari pengendali administrasi menjadi pengarah dampak.

Munafri menegaskan, jika tahun pertama adalah fase pembenahan sistem kerja, maka tahun kedua adalah fase percepatan dampak.

Baca Juga:  Melinda Aksa Resmi Dilantik Jadi Ketua TP PKK Kota Makassar 2025-2030

“Makassar tidak kekurangan kerja. Makassar sedang menyempurnakan cara bekerja,” bebernya.

Dengan refleksi tersebut, kepemimpinan MULIA memasuki tahun kedua dengan komitmen mempercepat transformasi tata kelola dan menghadirkan pemerintahan yang lebih berdampak bagi Kota Makassar.

Appi menambahkan bahwa satu tahun bukan waktu yang cukup untuk menyempurnakan sistem birokrasi atau memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terpenuhi. Namun, fondasi telah diletakkan dan kini saatnya melompat lebih tinggi.

“Saya tidak ingin di tahun kedua posisi ini melorot. Kita harus melompat lebih tinggi untuk memastikan pelayanan publik menjadi sesuatu yang benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Di akhir sambutannya, Munafri mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk terus mengawal pemerintahan secara baik.

“Sampaikan kepada kami ketika kami lalai, dan tegur kami ketika kami salah. Tidak ada satu pun yang kami lakukan untuk kepentingan pribadi. Semua demi pelayanan publik yang lebih baik,” tutupnya.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pemkab Takalar Mulai Cairkan Siltap untuk Kades, Perangkat Desa dan Anggota BPD

Sulsel

O2SN dan GSI 2026 Resmi Bergulir, Munafri Siapkan Beasiswa bagi Siswa Berprestasi

Sulsel

Wali Kota Munafri Terima Audiensi PT Fokus Indo Lighting Bahas Peluang Investasi Penerangan Jalan

Sulsel

TPA Antang Berbenah Total, Air Lindi Diolah dan Timbunan Sampah Ditata Berlapis

Sulsel

Makassar – Jepang Kolaborasi Tangani Banjir, Smart JAMP Segera Diuji di Titik Rawan

Sulsel

Wali Kota Munafri Kerahkan Semua Instrumen Benahi TPA Antang

Sulsel

Optimisme Tinggi Kontingen Pesparawi Sulawesi Selatan Targetkan Kembali Juara Umum

Sulsel

Duduk Bersama, Pemkab – DPRD Takalar Fasilitasi Dialog Warga Laikang dan PT Tiram