Home / Sulsel

Selasa, 14 April 2026 - 17:08 WIB

Kapal Antar Pulau Segera Beroperasi, Munafri: Gratis Layani Warga Kepulauan di Makassar

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar yang dinahkodai Wali Kota Munafri Arifuddin, terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan transportasi laut yang terintegrasi bagi masyarakat kepulauan.

Upaya tersebut kini memasuki tahap konkret setelah adanya sinyal dukungan penambahan armada kapal dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Munafri Arifuddin, mengungkapkan, rencana penambahan armada tersebut telah mulai masuk tahap teralokasi.

Pemerintah Kota Makassar diproyeksikan akan menerima kapal untuk memperkuat konektivitas antar pulau di wilayahnya.

“Iya, nanti kita minta tambahan armada dari Direktur Perhubungan Laut. Nah, itu sudah dialokasikan, mudah-mudahan ada kapal yang dialokasikan. Satu dalam waktu dekat akan masuk proses penyerahan,” ujar Munafri.

Upaya tersebut menunjukkan titik terang, itu saat pertemuan strategis bersama jajaran Kementerian Perhubungan Laut yang turut disaksikan oleh Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, Capt. Rudi Susanto, digelar di ruang rapat direktur kampus tersebut, Jalan Salodong, Makassar, Selasa 14 April 2026.

Upaya ini difokuskan pada penguatan layanan transportasi laut antar pulau, khususnya bagi masyarakat di wilayah kecamatan kepulauan yang selama ini sangat bergantung pada moda transportasi laut tradisional, yang akrab dikenal sebagai “pete-pete laut”.

Kehadiran layanan yang lebih terintegrasi dan memadai dinilai menjadi kebutuhan mendesak guna menunjang aktivitas ekonomi, sosial, hingga akses terhadap layanan dasar masyarakat kepulauan.

Baca Juga:  Harlah ke-53 PPP, Hj Umiyati: Terus Menjadi Rumah Perjuangan Umat

Apalagi, bentang geografis kepulauan yang menjadi ciri khas Kota Makassar, kebutuhan akan konektivitas transportasi laut bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan urat nadi utama mobilitas masyarakat.

Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin terus mengintensifkan langkah strategis melalui negosiasi dan koordinasi lintas level pemerintahan, baik di tingkat Provinsi maupun pusat.

“Meski saat ini Pemerintah Kota Makassar telah memiliki satu unit kapal untuk operasional, tapi butuh tambahan kapal sebelum beroperasi,” katanya.

Pria yang akrab disapa Appi itu, tidak berhenti pada capaian tersebut, melainkan aktif membangun komunikasi dengan pemerintah pusat, guna memperoleh tambahan dukungan armada dan penguatan sistem layanan transportasi laut.

Pertemuan di kampus PIP ini, menjadi momentum penting dalam mendorong realisasi dukungan pusat terhadap penguatan konektivitas laut Makassar yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Menurutnya, kehadiran armada kapal baru nantinya akan menjadi solusi strategis dalam menjawab kebutuhan transportasi masyarakat di wilayah kepulauan yang selama ini masih terbatas.

Kapal tersebut nantinya akan difungsikan sebagai moda transportasi reguler yang menghubungkan pulau satu dengan pulau lainnya, yang memiliki trayek tetap.

“Kita pastikan bahwa kapal itu akan menjadi alat transportasi masyarakat di pulau-pulau untuk menghubungkan antar pulau. Jadi seperti pete-pete yang memutari trayek yang ada,” jelasnya.

Baca Juga:  Dinkes Sinjai Gelar Audit Maternal dan Perinatal

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota Makassar sejatinya telah lebih dulu menyiapkan satu unit kapal percontohan. Hanya saja, masih butuh survei jalur pajak layaran.

Armada ini akan segera diluncurkan sebagai tahap uji coba operasional sebelum sistem transportasi laut tersebut diterapkan secara lebih luas.

“Kita sudah punya satu percobaan, nanti kita akan launching untuk percontohan itu,” bebernya.

Selain itu, satu unit kapal lainnya juga direncanakan akan dihadirkan melalui skema kerja sama dengan pihak terkait Kementerian Perhubungan sebagai bagian dari strategi kolaboratif dalam memperkuat layanan transportasi laut di Makassar.

Munafri menegaskan, seluruh langkah ini merupakan bagian dari visi Pemerintah Kota Makassar untuk menghadirkan konektivitas wilayah yang merata, inklusif, dan berkelanjutan.

“Apa yang kami lakukan, guna mendorong pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di kawasan Kepulauan,” tutupnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Rheza, menjelaskan pihaknya telah melakukan survei rute pelayaran sekaligus menghitung kebutuhan operasional kapal, termasuk estimasi penggunaan BBM dan waktu tempuh.

“Jadi kami mulai dari daratan menuju Barrang Lompo, kemudian kami hitung kebutuhan BBM dan waktu tempuhnya,” katanya.

Share :

Baca Juga

Makassar

Misi Kemanusiaan: Gubernur Kaltara Pastikan Korban Penyekapan Dapatkan Keadilan

Sulsel

Pemkot Makassar Perkuat Dukungan MIWF 2026, Wujudkan Kolaborasi Global dan Ekosistem Sastra Inklusif

Sulsel

Aduan Warga Makin Praktis, LONTARA+ Makassar Hadir di Website

Sulsel

Bupati Takalar Tinjau Warga Terdampak Bencana Alam di Galesong Selatan

Sulsel

178 Lapak PKL di Mariso Kuasai Fasum Selama 53 Tahun, Kini Dibongkar Mandiri

Sulsel

Wabup Takalar Ikuti Upacara Penetapan Komcad ASN di Lapangan Karebosi Makassar

Sulsel

Atasi Geng Motor, Wali Kota Munafri Instruksikan Pos Kamling Kembali Aktif

Sulsel

Pemkot Makassar Sambut Baik Rekomendasi DPRD, Fokus Kinerja dan Pelayanan