Home / Sulsel

Selasa, 14 April 2026 - 17:08 WIB

Kapal Antar Pulau Segera Beroperasi, Munafri: Gratis Layani Warga Kepulauan di Makassar

“Dari pulau Barrang Lompo, rutenya ke Lumu-Lumu, Langkai, lalu ke Lanjukang, kemudian kembali lagi melalui Barrang Lompo ke Bonetambung, Lumu-Lumu, Lanjukang, turun ke Langkai, dan kembali ke Barrang Lompo. Itu rute yang sudah kami survei,” sambung Rheza.

Untuk wilayah Pulau Kodingareng, masih dalam tahap kajian karena letaknya yang lebih jauh ke arah laut lepas.

Namun, tidak menutup kemungkinan rute tersebut akan dilayani apabila terdapat tambahan armada di masa mendatang.

“Kalau Kodingareng memang masih kami pikirkan, karena posisinya lebih keluar. Tapi kalau nanti ada tambahan kapal, bisa saja dibuat rute khusus Barrang Lompo ke Kodingareng,” ujarnya.

Dari sisi operasional, Dishub Makassar memperkirakan frekuensi pelayaran masih terbatas, menyesuaikan dengan kemampuan anggaran BBM yang tersedia saat ini.

Berdasarkan perhitungan awal, layanan ini kemungkinan hanya dapat beroperasi sekitar 12 hingga 13 kali dalam satu periode anggaran.

“Untuk sementara, kemungkinan baru satu kali dalam sepekan. Itu pun masih berdasarkan estimasi anggaran BBM yang ada,” tuturnya.

Baca Juga:  Deteksi Dini Kanker Serviks, PKK Gowa Lakukan Tes IVA dan Pap Smear di 26 Puskesmas

“Kalau nanti ada penambahan anggaran, mungkin bisa ditingkatkan menjadi dua kali sepekan,” lanjutnya.

Penentuan hari operasional juga masih dalam pembahasan, dengan mempertimbangkan karakteristik kapal yang digunakan.

Saat ini, armada yang disiapkan merupakan kapal kayu dengan kecepatan maksimal sekitar 7 knot dalam kondisi laut normal.

Kapal kayu tentu tidak secepat speedboat, jadi pihaknya harus mempertimbangkan waktu tempuh, termasuk kondisi cuaca.

“Memasuki pertengahan tahun, biasanya gelombang lebih tinggi, sehingga kecepatan kapal juga bisa menurun,” bebernya.

Meski demikian, respons masyarakat kepulauan terhadap rencana ini disebut sangat positif. Rheza mengungkapkan selama ini warga kerap menghadapi kesulitan dalam mobilitas, bahkan harus bergotong royong untuk menyewa kapal dalam kondisi darurat.

Namun, tantangan lain yang dihadapi adalah keterbatasan infrastruktur dermaga di sejumlah pulau. Dari hasil survei, hanya beberapa pulau seperti Barrang Lompo, Langkai, dan Bonetambung yang memiliki dermaga, meskipun sebagian masih belum representatif untuk sandar kapal berukuran besar.

Sementara Lumu-Lumu dan Lanjukang belum memiliki dermaga. Lanjukang memang ada rencana pembangunan dermaga wisata, tapi masih dalam proses.

Baca Juga:  Rapat Koordinasi Sentra Gakkumdu

“Ini tentu jadi perhatian kami karena kapal butuh kedalaman tertentu untuk sandar,” ungkapnya.

Pemerintah kota juga menargetkan layanan ini dapat digratiskan bagi masyarakat jika dukungan anggaran memungkinkan.

Adapun untuk tahap awal, program ini akan diawali dengan soft launching sekaligus uji coba operasional guna melihat efektivitas layanan di lapangan.

“Mudah-mudahan bulan Mei sudah bisa kita mulai. Kita akan soft launching dulu, kemudian trial untuk melihat bagaimana perkembangannya,” kata Rheza.

Saat ini, armada yang tersedia baru satu unit kapal bantuan. Namun, Pemerintah Kota Makassar masih terus berupaya mendapatkan tambahan armada dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Kapal yang disiapkan memiliki kapasitas angkut sekitar 25 hingga 30 penumpang, dengan kemungkinan penyesuaian tergantung muatan barang.

“Kehadiran layanan ini diharapkan mampu menjadi solusi transportasi yang terjangkau, sekaligus membuka akses ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat kepulauan di Kota Makassar,” pungkasnya.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Rakor Persiapan Kunker Presiden Prabowo, Munafri Pastikan Makassar Siap Dukung Sekolah Rakyat

Sulsel

Ray Suryadi Soroti Ancaman Kekeringan, Pemkot Makassar Diminta Hitung Kebutuhan Air Warga

Sulsel

Antrean BBM Mulai Longgar, Disdik Makassar Kembalikan Siswa TK-SMP ke Sekolah Mulai Besok

Sulsel

Kekeringan Meluas, BPBD Makassar Kerahkan 25 Armada Salurkan Air ke 26888 Kepala Keluarga

Sulsel

Teguhkan Langkah Membangun Teknorasi Sains Perikanan, Ukhy Sukirman Lanjut Profesi Insinyur Unhas Perkuat Potensi Daerah

SOPPENG

Satlantas Polres Soppeng Bagikan Sembako dan Air Minum Rangkaian HUT ke 71 Lalu Lintas

ENREKANG

Kadis Dikbud Enrekang Lepas Kontingen GSI ke Tingkat Provinsi

Makassar

Kursi Menkeu Berganti, Rakyat Menunggu Bukti