Home / Sulsel

Senin, 15 Juni 2026 - 21:02 WIB

Solusi Kemacetan dan Pungli, Pemkot Makassar Siapkan Building Parkir Terintegrasi

MEDIASINERGI.CO. MAKASSAR — Persoalan parkir liar dan keberadaan juru parkir (jukir) yang tidak tertib masih menjadi salah satu keluhan utama masyarakat, sehingga perlu solusi.

Selain kerap memicu praktik pungutan liar (pungli), parkir yang tidak tertata juga menyebabkan kemacetan akibat penggunaan badan dan bahu jalan yang tidak sesuai peruntukannya.

Melihat kondisi tersebut, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta agar Perumda Parkir Makassar Raya melakukan langkah-langkah terobosan melalui penataan sistem perparkiran yang lebih modern, terintegrasi, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Berbagai laporan yang masuk soal parkir liar banyak sekali. Kita mau ada solusi, sebisa mungkin satu lokasi yang dijadikan percontohan building penataan parkir,” hal itu, disampaikan Munafri, saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Direksi Perumda Parkir Makassar Raya, di Kantor Balai Kota, Senin 15 Juni 2026.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah menghadirkan kawasan percontohan (pilot project) penataan parkir melalui konsep building parkir atau gedung parkir bertingkat yang didukung sistem digitalisasi parkir.

Baca Juga:  DPD PSI Kota Makassar Gelar Pertandingan Domino

Kawasan pusat keramaian seperti Boulevard dan Pengayoman menjadi lokasi yang dinilai potensial untuk penerapan program tersebut.

Menurut Munafri, persoalan parkir tidak bisa lagi ditangani dengan pola konvensional, Tujuanya menjadi percontohan sehingga menjadi tolak ukur perlu dilanjutkan atau tidak.

Ia menegaskan, perlu dibutuhkan solusi soal parkir yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengurangi kemacetan dan menekan praktik parkir liar yang selama ini menjadi sorotan.

“Kita mau solusi untuk penataan parkir. Lokasi percontohan bisa di kawasan pusat keramaian seperti Boulevard atau Pengayoman bisa menjadi pilot project dengan konsep building parkir dan digitalisasi parkir,” sarannya.

Lebih lanjut Ketua IKA FH Unhas itu menegaskan reformasi sektor perparkiran menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan tata kota yang lebih tertib, nyaman, dan modern.

Kehadiran gedung parkir dan sistem digitalisasi diharapkan menjadi model baru pengelolaan parkir di Makassar yang dapat direplikasi di kawasan lainnya.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel - Ketua TP PKK Buka Gelaran Fashion Show Perayaan HUT Sulsel Ke 354

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kota Makassar berharap persoalan parkir liar, pungli, kemacetan akibat parkir sembarangan, hingga keluhan masyarakat terhadap pelayanan parkir dapat diminimalisasi secara bertahap dan berkelanjutan.

“Perlu pembangunan fasilitas parkir yang lebih terpusat akan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi kendaraan yang parkir di badan jalan sekaligus menciptakan tata kota yang lebih tertib,” jelasnya.

Tak hanya itu, pada kesempatan ini, orang nomor satu Kota Makassar itu bahkan meminta Perumda Parkir Makassar Raya segera melakukan kajian terhadap sejumlah lahan kosong strategis yang berpotensi dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan fasilitas parkir terintegrasi.

Salah satu lokasi yang disoroti berada di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga, keluhan bahwa parkir di kawasan depan dan sekitar Trans Studio Mall Makassar mengganggu pengguna jalan memang kerap muncul.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pulihkan Fungsi Ruang Publik, Satpol PP Tata Eks Stadion Mattoanging Secara Humanis

Sulsel

Kapolsek Tempe Bersama Personel Turun Langsung Layani Warga Lewat Program Pangan Murah

Jakarta

Final Piala Dunia 2026, Argentina vs Spanyol, Lionel Messi Memburu Trofi Dunia Kedua

Sulsel

Piala Dunia FIFA 2026, SEMIFINAL ARGENTINA VS INGGRIS

Sulsel

Reses H. Syamsuddin Ahmad Masyatakat Pitumpanua Butuh Infrastruktur dan Penerangan Jalan

PINRANG

Bupati Pinrang, Irwan Hamid Resmi Lantik 176 Pejabat Eselon

Sulsel

Warga Keluhkan Soal Daya Listrik di Reses, Amran: DPRD Akan Panggil PLN Lewat RDPU

Makassar

Kabagdalpers Biro SDM Polda Sulsel Ajak Personel Jaga Kesehatan