MEDIASINERGI.CO
WAJO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo menerima aspirasi Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Wajo, Senin 22 Juni 2026.
Aksi yang berlangsung tertib tersebut diterima langsung Ketua DPRD Wajo, Firmansyah Perkesi, didampingi Wakil Ketua DPRD Andi Merly Iswita, H. Andi Muh. Rasyadi, serta sejumlah anggota DPRD Wajo.
Sebelum berdialog dengan anggota dan pimpinan DPRD, massa PMII sempat menggelar orasi di halaman depan gedung DPRD Wajo dengan membentangkan spanduk. Mahasiswa silih berganti menyuarakan sejumlah isu yang dinilai penting untuk mendapat perhatian pemerintah.
Ketua PC PMII Wajo, Yusril Asmar, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap berbagai kebijakan yang dinilai perlu dievaluasi demi kepentingan masyarakat luas.
“Kami hadir untuk menyampaikan aspirasi masyarakat dan memastikan setiap kebijakan pemerintah tetap berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujar Yusril di hadapan anggota dan pimpinan DPRD Wajo.
Ada enam poin tuntutan yang mencakup berbagai persoalan yang disuarakan mahasiswa, diantaranya;
PMII mendorong pemerintah untuk tetap berpegang pada amanat Pasal 33 UUD 1945 dalam mengelola sumber daya dan perekonomian nasional secara berdaulat. Selain itu, mereka juga menilai perlunya langkah-langkah strategis guna mengembalikan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
Mahasiswa juga menyoroti keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). “Kami menilai KDMP perlu dikaji kembali karena berpotensi menambah beban APBN dan dapat memengaruhi pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat di desa,” ungkap Yusril.
















