Home / Sulsel / Wajo

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:47 WIB

Yusril Asmar: Datangi DPRD Menyoroti KDMP, BGN dan Kesejahteraan Guru yang Perlu Dievaluasi Demi Kepentingan Masyarakat

MEDIASINERGI.CO

WAJO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo menerima aspirasi Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Wajo, Senin 22 Juni 2026.

Aksi yang berlangsung tertib tersebut diterima langsung Ketua DPRD Wajo, Firmansyah Perkesi, didampingi Wakil Ketua DPRD Andi Merly Iswita, H. Andi Muh. Rasyadi, serta sejumlah anggota DPRD Wajo.

Sebelum berdialog dengan anggota dan pimpinan DPRD, massa PMII sempat menggelar orasi di halaman depan gedung DPRD Wajo dengan membentangkan spanduk. Mahasiswa silih berganti menyuarakan sejumlah isu yang dinilai penting untuk mendapat perhatian pemerintah.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif: Sulsel Miliki Hutan Luas yang Perlu Dikelola Bagi Kesejahteraan Rakyat

Ketua PC PMII Wajo, Yusril Asmar, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap berbagai kebijakan yang dinilai perlu dievaluasi demi kepentingan masyarakat luas.

“Kami hadir untuk menyampaikan aspirasi masyarakat dan memastikan setiap kebijakan pemerintah tetap berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujar Yusril di hadapan anggota dan pimpinan DPRD Wajo.

Ada enam poin tuntutan yang mencakup berbagai persoalan yang disuarakan mahasiswa, diantaranya;

Baca Juga:  Pimpin Rakor, Pj Bupati Takalar Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri

PMII mendorong pemerintah untuk tetap berpegang pada amanat Pasal 33 UUD 1945 dalam mengelola sumber daya dan perekonomian nasional secara berdaulat. Selain itu, mereka juga menilai perlunya langkah-langkah strategis guna mengembalikan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

Mahasiswa juga menyoroti keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). “Kami menilai KDMP perlu dikaji kembali karena berpotensi menambah beban APBN dan dapat memengaruhi pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat di desa,” ungkap Yusril.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Pekanbaru: Makassar Layak Jadi Contoh Pengelolaan Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Sulsel

Temui Munafri, Bupati Brebes Studi Tiru Program Unggulan Pemkot Makassar

Sulsel

Munafri: Penataan PKL Disertai Relokasi, Permodalan, dan Pendampingan Usaha Lewat KUR

Sulsel

Bupati Wajo Tegaskan Komitmen Lindungi Lahan Pertanian Berkelanjutan

Sulsel

Wali Kota Munafri Dampingi Menag RI Canangkan Gerbang Moderasi Indonesia Pertama di Makassar

Sulsel

Luncurkan Sistem Notifikasi Real Time, Sekwan DPRD Makassar: Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan

SOPPENG

Mutasi Besar-besaran, Bupati Soppeng Lantik 222 Pejabat

Sulsel

Kota Makassar Dapat 30 Kuota Revitalisasi Sekolah, Achi Soleman: Sekolah di Kepulauan Sangkarrang Jadi Perhatian