Booth Kota Makassar menjadi etalase berbagai program unggulan pemerintah, sekaligus media promosi potensi ekonomi kreatif, pariwisata, hingga transformasi digital yang tengah dikembangkan.
Roem mengatakan tema utama yang diangkat dalam booth tersebut adalah program unggulan Pemerintah Kota Makassar, yakni Tujuh Sapta Mulia, beserta berbagai inovasi pelayanan publik.
Pengunjung juga dapat mengenal lebih dekat layanan digital LONTARA+ (Makassar Super Apps), program Mulia Berjasa, Iuran Sampah Gratis, konsep pengembangan Stadion Untia, hingga program Urban Farming, serta penataan Kota yang menjadi bagian dari pembangunan Kota Makassar.
“Semua program unggulan itu akan kami tampilkan di booth agar masyarakat dan pemerintah kota lain dapat melihat inovasi yang sedang dikembangkan Pemerintah Kota Makassar,” katanya.
Pemkot Makassar juga menggandeng Dekranasda Kota Makassar untuk mempromosikan berbagai produk kerajinan unggulan hasil karya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Beragam produk kriya khas Makassar dibawa langsung ke Medan agar dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat maupun delegasi dari berbagai daerah.
Selain kerajinan, sejumlah produk kuliner khas Makassar juga diperkenalkan kepada para pengunjung sebagai bagian dari promosi ekonomi kreatif daerah.
“Pemkot Makassar membawa berbagai hasil karya UMKM Makassar agar masyarakat Kota Medan maupun peserta APEKSI dapat merasakan langsung produk-produk unggulan Kota Makassar,” tuturnya.
Tidak hanya itu, potensi sektor pariwisata Kota Makassar juga dipromosikan melalui materi visual, informasi destinasi wisata, serta berbagai program pengembangan kota yang ditampilkan di booth.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Pemerintah Kota Makassar akan mengikuti Karnaval Budaya APEKSI yang digelar pada malam 2 Juli 2026.
Pada kegiatan tersebut, delegasi Kota Makassar akan mengenakan pakaian adat Makassar sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Sulawesi Selatan kepada peserta dari seluruh Indonesia.
Roem berharap keikutsertaan Makassar dalam Rakernas APEKSI 2026 mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan kerja sama antarkota sekaligus memperluas promosi potensi Kota Makassar di tingkat nasional.
Ditambahkan, ini adalah kontribusi SKPD Kota Makassar dalam mendukung kemajuan pembangunan kota Makassar, dan di Indonesia pada umumnya.
“Kami berharap kehadiran Makassar pada APEKSI tahun ini memberikan warna tersendiri, baik melalui inovasi pemerintahan, promosi UMKM, pengembangan pariwisata, maupun pelestarian budaya,” tutupnya.
Diketahui bahwa kedatangan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Ketua TP PKK di Medan, disambut langsung oleh panitia Rakernas APEKSI 2026.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















