Home / Sulsel / Wajo

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:58 WIB

Di Hari Bhayangkara, Kapolres Wajo Menutup Pengabdian dengan Rasa Syukur

AKBP Muhammad Rasyid Ridho

AKBP Muhammad Rasyid Ridho "Yang paling saya syukuri selama bertugas memberikan rasa aman kepada masyarakat Wajo adalah Allah SWT menjaga aib saya sebagai polisi di hadapan umum."

Laporan Eddy Mulyawan Paremma’rukka

MEDIASINERGI.CO
WAJO –
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di halaman Mapolres Wajo, Rabu, 1 Juli 2026, semestinya menjadi ruang untuk merayakan pengabdian. Namun, pagi itu, perayaan berubah menjadi sebuah perpisahan.

Di hadapan ratusan personel Polres Wajo, para purnawirawan, warakawuri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah, dan para mitra kerja kepolisian, AKBP Muhammad Rasyid Ridho berdiri menyampaikan sambutan yang untuk pertama kalinya lebih banyak berisi ucapan terima kasih daripada laporan keberhasilan.

Baca Juga:  Peresmian BPBL, Amran Mahmud: Kontribusi Andi Yuliani Paris di Wajo Luar Biasa

Hampir dua tahun memimpin Polres Wajo, perwira berpangkat melati dua itu kini harus menutup satu babak pengabdiannya. Ia tak memilih mengenang capaian. Ia justru mengingat orang-orang yang telah berjalan bersamanya.

“Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Wajo, para pejabat Forkopimda, kepala OPD, dan seluruh jajaran Polres Wajo atas segala dukungan yang diberikan selama hampir dua tahun saya menjabat sebagai Kapolres Wajo,” katanya.

Baca Juga:  Munafri-Melinda Sowan ke JK, Rawat Silaturahmi di Momentum Idul Fitri

Kalimat itu meluncur tenang. Tidak tinggi, tidak pula berapi-api. Tetapi cukup untuk membuat suasana syukuran terasa lebih hening daripada biasanya.

Sesaat kemudian, ia berbicara tentang sesuatu yang jarang diucapkan seorang pemimpin di penghujung masa jabatan: keterbatasan.

Ridho mengakui masih banyak harapan yang belum sempat diwujudkan. Masih ada pekerjaan yang belum selesai, dan masih ada keinginan masyarakat yang belum dapat dipenuhi. Karena itu, ia memilih menutup pengabdiannya dengan sebuah permohonan maaf.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Pekanbaru: Makassar Layak Jadi Contoh Pengelolaan Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Sulsel

Temui Munafri, Bupati Brebes Studi Tiru Program Unggulan Pemkot Makassar

Sulsel

Munafri: Penataan PKL Disertai Relokasi, Permodalan, dan Pendampingan Usaha Lewat KUR

Sulsel

Bupati Wajo Tegaskan Komitmen Lindungi Lahan Pertanian Berkelanjutan

Sulsel

Wali Kota Munafri Dampingi Menag RI Canangkan Gerbang Moderasi Indonesia Pertama di Makassar

Sulsel

Luncurkan Sistem Notifikasi Real Time, Sekwan DPRD Makassar: Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan

SOPPENG

Mutasi Besar-besaran, Bupati Soppeng Lantik 222 Pejabat

Sulsel

Kota Makassar Dapat 30 Kuota Revitalisasi Sekolah, Achi Soleman: Sekolah di Kepulauan Sangkarrang Jadi Perhatian