Home / Sulsel

Kamis, 24 September 2026 - 16:12 WIB

Solusi Jangka Panjang, PDAM Makassar Usulkan Bendung Karet di Sungai Tallo untuk Air Baku

Selama ini, salah satu sumber utama PDAM berasal dari Bendung Lekopancing di Kabupaten Maros yang berada cukup jauh dari wilayah pelayanan.

“Kalau jadi program kementerian untuk memasang bendung karet, saya secara pribadi dan secara teknis mengamati bahwa kita ambil dari Lekopancing,” katanya.

Andi Syahrum menjelaskan, jarak sumber air dari Lekopancing menuju kawasan Moncongloe mencapai sekitar 20 kilometer. Dalam perjalanan menuju Makassar, menurut dia, volume air yang dapat dimanfaatkan juga mengalami penyusutan sisanya 40 persen.

Ia menambahkan, kebutuhan minimal air baku untuk mendukung pelayanan di kawasan utara dan timur Makassar berada di kisaran 300 liter per detik.

Dengan potensi suplai 600 liter per detik dari Sungai Tallo, kebutuhan tersebut dinilai memiliki ruang yang cukup untuk ditopang.

Baca Juga:  Kementerian HAM Pilih Dua Kelurahan di Makassar Jadi Percontohan Sadar HAM

“Dulu Lekopancing sebelum ada Moncongloe itu 100. Sehingga utara, timur berteriak karena memang tidak sampai, tidak bisa sampai airnya ke sana. Tetapi kalau Intake Manggala ini bisa sampai 600,” jelasnya.

Menurut Andi Syahrum, persoalan pelayanan air bersih di Makassar tidak semata-mata berkaitan dengan ketersediaan sumber air baku.

Dia menyebut kapasitas sumber air yang tersedia pada dasarnya masih mencukupi, namun tantangan lainnya berada pada sistem jaringan distribusi dan kendala teknis pada pipa.

“Sebenarnya kebutuhan air, sumber air kita itu, air baku, mencukupi. Mencukupi, cuma jaringan yang di bawah ini laba-laba. Banyak jaringan di bawah ini tidak ada airnya, kosong,” tuturnya.

Baca Juga:  Hadiri Pelepasan Regu Pelaksanaan Pemancangan Batas Sementara, Adnan: 6 Ribu Ha Hutan di Gowa Keluar Dari Kawasan Hutan

Karena itu, rencana bendung karet Sungai Tallo akan menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem air baku secara keseluruhan, mulai dari ketersediaan sumber, pengolahan, hingga distribusi kepada masyarakat.

Pemanfaatan Sungai Tallo juga diharapkan dapat menjadi alternatif untuk mengantisipasi penurunan debit sumber air utama ketika memasuki musim kemarau panjang.

“Adanya sumber air baku alternatif yang lebih dekat serta pengendalian intrusi air laut melalui bendung karet, kami yakini ketahanan pasokan air bersih masyarakat dapat diperkuat, terutama untuk menghadapi ancaman kekeringan pada tahun-tahun mendatang,” tutupnya.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Munafri Antar Makassar Raih Predikat Kota TP2DD Terbaik 2026

Sulsel

Andi Rosman Hadiri Hari Tani dan Pesta Panen di Talotenreng, Tegaskan Dukungan untuk Petani

PINRANG

Pemerintah Kabupaten Pinrang Menyalurkan 700 unit Bantuan Pompa Kepada Petani

Sulsel

Gerakan Bersih dari Rumah, Pemkot Makassar Tambah Dukungan Anggaran dan Armada Sampah

PINRANG

Sanggar Seni Saoraja Sawitto Mewakili Sulawesi Selatan mengikuti Pentas Duta Seni Daerah Di TMII

PINRANG

Pemerintah Kabupaten Pinrang Menerapkan Pola Pengaturan Pengisian BBM Ganjil Genap di Sejumlah SPBU

Sulsel

Duduk Bareng Pemkot, Petinggi Pertamina Bongkar Skema Baru Atasi Antrean Solar di Makassar

Sulsel

6.000 Liter Air Bersih Disalurkan Polres Wajo untuk Warga Kampung Baru Desa Nepo