Home / Artikel

Sabtu, 30 April 2022 - 06:24 WIB

Abdul Malik Tibe, Pengertian Sunnah Muakkad dan Ghairu

Anregurutta Dr. KM. Abdul Malik Tibe, SHi., MA. Usai Shalat Subuh  Menjelaskan Kepada Jamaah Tata Cara Shalat Sunnat  Muakkad dan Ghairu di Masjid Jami’atul Khaeriyah Siwa Kabupaten Wajo Sulsel.

Anregurutta Dr. KM. Abdul Malik Tibe, SHi., MA. Usai Shalat Subuh Menjelaskan Kepada Jamaah Tata Cara Shalat Sunnat Muakkad dan Ghairu di Masjid Jami’atul Khaeriyah Siwa Kabupaten Wajo Sulsel.

Oleh H Rukman Nawawi

MEDIASINERGI.CO SIWA — Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam meninggalkan petunjuk berupa shalat sunnah. Shalat sunnah muakkad misalnya. Hal itu dilakukan agar umat Islam bisa mengikuti perintah Allah SWT. dan menjauhi larangannya hal ini disampaikan Anregurutta Dr. KM. Abdul Malik Tibe, SHi., MA. Pada cerama subuh di Masjid Jami’atul Khaeriyah Siwa
Jumat 27 April 2022.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Raih Penghargaan BPPB Kemendikbudristek RI

Lanjut Malik Tibe bahwa, sunnah adalah apa yang diperintahkan pembuat syariat, ditegaskan perintahnya, diagungkan nilainya dan ditempakkan dalam jamaah.

Apabila dikerjakan mendapat pahala dan bila ditinggalkan tidak disiksa.
Hal ini ditegaskan Ag Abdul Malik Tibe bahwa bahwa sunnah terbagi menjadi dua, yakni Sunnah muakkad dan sunnah ghoiru muakkad. Mereka memiliki pengertian yang berbeda.

Baca Juga:  Menaker Ida Fauziyah Bakal Merevisi Aturan JHT

Berikut pengertian dan contoh sunnah muakkad serta ghairu:

Sunnah Muakkad
Adalah yang semakna dengan yang wajib. Hanya saja, tingkatannya sedikit di bawah fardhu, yaitu sesuatu yang ditetapkan dalil namun masih memiliki kesamaran.

Share :

Baca Juga

Artikel

Dua Satkamling Di Soppeng Disambangi Tim Dit Binmas Polda Sulsel

Advertorial

Dishub Makassar Hadiri FGD Ketiga Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Kota Sehat

Artikel

Refleksi Sumpah Pemuda: Musmuliadi Ingatkan Pemerintah Wajo Soal Janji Program Muda Milenial Maradeka

Artikel

Cahaya dari Timur: Refleksi Hari Santri dan Warisan Keilmuan As’adiyah

Artikel

Musmuliadi: Melecehkan Pesantren Sama Saja Merendahkan Akar Moral Bangsa

Artikel

PPENTINGNYÀ PERAN dan FUNGSI MEDIA

Advertorial

Menyulam Harapan di Bumi Lamadukkelleng: Jejak 100 Hari Pemerintahan Andi Rosman–Baso Rakhmanuddin

Artikel

Pendidikan dan Peran Perempuan Diera Globalisi