Home / Advertorial / Sulsel

Rabu, 19 Oktober 2022 - 07:39 WIB

Imam Besar Masjid Istiqlal Bawakan Hikmah Maulid di Wajo, Amran Mahmud: Kita Bangga, Beliau Lahir di As’adiyah

MEDIASINERGI.CO WAJO — Pengembangan pendidikan keagamaan di Kabupaten Wajo menjadi salah satu sektor yang peningkatannya sangat terasa selama beberapa tahun terakhir.

Beberapa indikasinya adalah jumlah pondok pesantren dan tahfidz semakin bertambah. Bahkan hingga saat ini, ada sekira 3.000 santri yang sedang menghafal Al-Qur’an. Ditambah lagi salah satu program Pemkab Wajo, yakni gerakan masjid cantik (gemantik) yang didalamnya mendorong terbentuknya
taman pendidikan al-qur’an, madrasah diniyah, dan kegiatan keagamaan lainnya.

Selain itu, keberadaan Pondok Pesantren As’adiyah yang dikenal pondok pesantren tertua di Sulsel, juga terus mengalami peningkatan, dan banyak memberikan konstribusi ke pengembangan keagamaan di Wajo.

Bupati Wajo, Amran Mahmud, mengurai, pengembangan keagamaan ini harus terus ditingkatkan. Karena itu, di kepemimpinannya, salah satu yang menjadi perhatian khususnya, yakni sektor keagamaan.

Baca Juga:  DPRD Wajo Hadiri Musrenbang Kecamatan Takkalalla

“Kita patut bersyukur dengan pengembangan sektor keagamaan di Kabupaten Wajo. Selain Pondok Pesantren As’adiyah yang telah berkembang luar biasa dan banyak memberikan konstribusi selama ini, juga tercatat ada 69 pondok tahfidz dengan sekitar 3.000 anak atau santri yang sedang menghafal Al-Qur’an,” urai Amran saat menyampaikan sambutan di peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tingkat Kabupaten Wajo di Masjid Agung Ummul Quraa, Sengkang, Selasa (18/10/22) malam.

Amran menambahkan, peningkatan sektor keagamaan tak lepas atas sinergitas yang terjalin antara pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat. Karena itu, harus senantiasa terjaga. Termasuk menjadikan Wajo sebagai daerah pencetak ribuan penghafal Al-Qur’an.

Baca Juga:  Stadion Untia Dikebut, Pemkot Makassar Satukan Kekuatan OPD

Di peringatan maulid yang dihadiri jajaran Forkopimda dan Pemkab, organisasi keagamaan, serta ribuan santri As’adiyah, Amran Mahmud secara khusus menyampaikan terima kasih kepada
Imam Masjid Besar Istiqlal Jakarta, AG. Prof Dr Nasaruddin Umar, yang datang langsung
membawakan hikmah maulid, sekaligus pesan-pesan untuk masyarakat Wajo.

Pihaknya mengaku bersyukur dan bangga, karena selain sebagai ulama dan salah satu tokoh nasional, mantan Wakil Menteri Agama RI itu juga adalah alumni Pondok Pesantren As’adiyah.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Edukasi Sanitasi, Ciptakan Pelajar Peduli Lingkungan

Pendidikan

Tim UNIMERZ Bantu Penguatan Imunitas Sekolah di MIS Assunnah Darun Najiyah

Sulsel

Bupati Takalar Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Irigasi di Polsel

Sulsel

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Farid Rayendra Perkuat Pengawasan Pemda Makassar

Sulsel

Distaru Makassar Luncurkan Inovasi Railing Besi, Awasi Pelanggaran Tata Ruang Berbasis Digital

SOPPENG

Musim Kemarau, Sat Binmas Polres Soppeng Ingatkan Bahaya Kebakaran

SOPPENG

Pemkab Soppeng Dukung Program PM – AAS Satu Juta Ha Secara Nasional

Sulsel

Momentum 65 Tahun IKWI: Menjaga Melodi Budaya Nusantara dan Merawat Solidaritas Insan Pers