Home / Sulsel

Selasa, 8 November 2022 - 19:07 WIB

Pendataan Regsosek  Makassar Capai 83,77 Persen

Kepala BPS kota Makassar Syahrir Wahab (kiri) beserta staf saat memberikan penjelasan terkait pendataan regsosek di Kota Makassar.

Kepala BPS kota Makassar Syahrir Wahab (kiri) beserta staf saat memberikan penjelasan terkait pendataan regsosek di Kota Makassar.

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) masyarakat yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar yang dimulai sejak September 2022 lalu dan akan berakhir 14 November 2022 mendatang, ternyata baru  terealisasi sebesar 83,77 persen atau sudah terdata sebanyak 4.251 Satuan Lingkungan Setempat (SLS).

Demikian diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar, Syahrir Wahab saat berkunjung ke Kantor Sekretariat PWI Provinsi Sulsel, Selasa, 8 November 2022.

Kunjungan silaturrahmi jajaran BPS Kota Makassar bertujuan untuk penyebarluasan informasi terkait dengan Regsosek 2022, di jajaran wartawan khususnya media cetak dan online.

Dijelaskan, realisasi pendataan penduduk dihitung berdasarkan Satuan Lingkungan Setempat sesuai dengan RT/RW masing-masing.

Untuk Kota Makassar, target pendataan sebanyak 5.076 SLS atau RT/RW dan realisasi pendataan regsosek yang sudah dilaksanakan per 7 November 2022 sudah mencapai 4.251 SLS atau RT/RW, yang diharapkan bisa rampung 100 persen hingga 14 November 2022 mendatang.

Syahrir menjelaskan, tujuan pendataan  Regsosek 2022 adalah menyempurnakan data kondisi sosial ekonomi masyarakat yang diharapkan bisa  menjadi sumber informasi  penyiapan satu data perlindungan sosial dan juga pemberdayaan masyarakat dimasa datang.

Untuk itu, masyarakat diimbau untuk memberikan data yang benar terkait dengan usaha yang digeluti, pendapatan keluarga maupun aset yang dimiliki rumahtangga yang tujuannya juga untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat.

“Data sangat penting untuk menunjang pengambilan kebijakan oleh pemerintah termasuk dalam upaya pemberdayaan masyarakat yang masih tergolong kurang mampu,” ujar Syahrir Wajab.

Diakui, dalam pendataan regsosek seperti itu, masih banyak kendala dihadapi oleh petugas sensus di lapangan, termasuk rumah-rumah dalam kompleks yang pintunya selalu terkunci dan juga pemilik rumah yang kerja di siang hari, sehingga petugas terpaksa harus mendata di malam hari.
Selain itu, di era digital seperti saat ini, petugas sensus harus bisa meyakinkan masyarakat bahwa data yang diberikan sangat dijamin kerahasiaannya.

Petugas juga dalam menjalankan pendataan selalu dilengkapi dengan identitas lengkap dan juga baju seragam petugas pendata regsosek, karena masih banyak warga ragu-ragu melayani petugas sensus, karena adanya ketakutan terhadap tindakan penipuan.
Terkait dengan akan berakhirnya masa pendataan regsosek, maka BPS nantinya
akan membuat  Posko koordinasi pendataan, yang akan melayani masyarakat yang belum didata.

Kehadiran Kepala BPS Kota Makassar dan jajarannya di Sekretariat PWI Sulsel, diterima oleh  Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sulsel, H.Manaf Rachman yang didampingi sejumlah pengurus PWI  lainnya. (manaf)

Editor: Muh. Hamzah

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

Mengabdi 22 Tahun, Bupati Takalar Lepas Sekda Muhammad Hasbi Pindah Tugas ke Pemkot Makassar

Sulsel

Pemkot Makassar Turun ke Sekolah, Lindungi Siswa dari Ancaman Kabut Asap

Sulsel

Buka Konkerprov II PGRI Sulsel, Pemprov Tekankan Pentingnya Peran Pendidik dan Kepastian PPPK

PINRANG

Sejumlah Sumur Warga Dua Kecamatan di Pinrang Mengalami Kekeringan

PINRANG

Peringatan Hari Santri di Pinrang, Dihadiri Ribuan Santri dari Berbagai Pondok Pesantren

Sulsel

Sekda Pimpin Rapat Lintas Sektor, Pemkot Makassar Perkuat Penanganan Kabut Asap

PINRANG

Siswa UPT SDN 240 Pinrang Raih Prestasi di Ajang Bazar dan Dakwah Keliling DMI x IDM

Sulsel

Tak Lagi Kenal RS Tipe A-B-C, Kota Makassar Siap Terapkan Sistem Rujukan Berbasis Kompetensi

Tinggalkan Komentar