MEDIASINERGI.CO PINRANG — Dalam rangka memperingati Hari Rabies se-Dunia, Pemerintah Kabupaten Pinrang terus berkomitmen dalam mencapai Pinrang Bebas Rabies 2030.
Dalam mewujudkan cita-cita Pemerintah Daerah melalui Dinas Peternakan dan Perkebunan, Kabupaten Pinrang menggandeng Austalia Indonesia Health Security Partnership (AIHSP) guna menuju Pinrang bebas penyakit rabies.
Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Pinrang Drh. Hj. Evi Martina saat dikonfirmasi (1/10) mengatakan, Edukasi penyakit rabies di laksanakan di 4 sekolah dasar, diantaranya UPT SDN 1, 8, 9 dan UPT SDN 12 Pinrang yang berada di Kecamatan Watang Sawitto.
“Alhamdulillah Edukasi ini sangat di respon disetiap sekolah, bahkan disetiap sekolah ditunjuk satu Fasilitator yang berasal dari unsur guru,” ujarnya.
Lebih lanjut Hj. Evi Martina juga memaparkan perkembangan kasus rabies yang ada di Kabupaten Pinrang, “Sejak tahun 2018 sampai tahun 2023, dari data yang diterima, kasus rabies di Pinrang cenderung tidak mengkhawatirkan, bahkan angka kasus tertinggi pada tahun 2019 lalu, kasus rabies berada di angka 5 kala itu,” ungkapnya.
Angka kasus tersebut, hanya kasus rabies yang terjadi pada hewan dan sampai saat ini, kasus rabies yang menjangkiti manusia pernah terjadi pada tahun 2017 di Kabupaten Pinrang.
Meski demikian kata Evy, Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui Dinas Peternakan dan Perkebunan terus melakukan kewaspadaan akan penyakit yang ditularkan melalui gigitan Anjing, kucing dan kera.
















