Home / Sulsel

Sabtu, 2 Desember 2023 - 19:22 WIB

Inflasi Dibawah Nasional, Pengamat Ekonomi: Bukti Kebijakan Pemprov Sulsel dalam Stabilitas Harga

MEDIASINERGI.CO. MAKASSAR — Pengamat ekonomi, Prof Marzuki DEA, mengakui kebijakan yang dilakukan Pemprov Sulsel dalam hal pengendalian inflasi sangat baik. Hal itu terbukti, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Inflasi di Provinsi Sulawesi Selatan mengalami penurunan.

Data terbaru BPS Sulsel, Jum’at, 1 Desember 2023, mencatat inflasi Year on Year (YoY) di Bulan November 2023 tercatat 2,79 persen. Sementara inflasi bulan ke bulan ( November 2023 terhadap Oktober 2023) tercatat 0,16 persen.

Bahkan angka inflasi Sulsel lebih rendah dibandingkan Nasional. Inflasi YoY bulan November 2023 sebesar 2,79 persen lebih rendah dibandingkan inflasi nasional 2,86 persen. Angka inflasi itu untuk pertama kali selama lima tahun terakhir yang terendah di Indonesia.

“Saya kira, apa yang dilakukan Pemprov Sulsel, dengan berbagai kebijakannya bersama pihak terkait lainnya sudah sangat baik, bahkan melampaui target, sebab tingkat inflasi Sulsel lebih rendah dari nasional. Bravo Pemprov, bersama TPID dalam menciptakan stabilitas harga di Sulsel khususnya dan Indonesia umumnya,” kata Prof Marzuki DEA, Jumat, 1 Desember 2023.

Terlebih, sejumlah capaian Pemprov Sulsel dalam pengendalian inflasi. Salah satu konsen Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dengan rutin melakukan pemantauan harga dan stok di pasar-pasar. Termasuk dalam gerakan pangan murah yang telah dilakukan Pemprov Sulsel.

“Sehingga memperoleh penghargaan dari pemerintah pusat (salah satunya, TPID Award 2023). Artinya Pemprov mampu mengkoordinasi dan mengawasi berbagai kebijakan yang dicanangkan bersama dengan pihak terkait di lembaga TPID sehingga masing-masing pihak dapat melaksanakan peran dan fungsinya masing-masing secara optimal,” tuturnya.

Dengan pemantauan harga dan stok yang gencar dilakukan Pj Gubernur Sulsel dan jajaran TPID Sulsel, kata dia, maka harga-harga dan ketersediaan stok dari komoditas kebutuhan utama masyarakat dapat terkendali.

“Termasuk karena adanya kebijakan harga pangan murah untuk kelompok masyarakat yang rentan terpapar akibat kenaikan harga atau inflasi dari komoditas kebutuhan pokok mereka,” ucap Guru Besar Unhas ini.

Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni’matullah mengakui bahwa pencapaian ini lumayan baik. “Namun jangan terlena karena merasa sudah bagus hasilnya,” pungkasnya.

“Tetap diperlukan upaya yang konsisten dan makin luas jangkauannya. Sekaligus, itu indikasi bahwa bila pemerintah daerah ada kemauan dan program yang jelas, maka pasti ada hasil yang bisa dirasakan masyarakat,” imbuhnya. (r)

Editor: Manaf Rachman

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

FORKOT Makassar 2026 Libatkan 15 Kecamatan, Target Olahraga Rekreasi Jadi Budaya Warga

PINRANG

Dinas Kesehatan Pinrang Kampanye Kepedulian Kesehatan Jiwa Melalui Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian PTM Dan Keswa

Sulsel

Munafri: Pendidikan Berkualitas Tak Hanya Soal Infrastruktur, SDM dan Adaptasi Jadi Kunci

Sulsel

Munafri Paparkan Inovasi Perlindungan Pekerja Rentan di Jamsostek Award 2026, Perkuat Jaminan Hari Tua

Sulsel

Buka CFD di Jalan Rusa, Munafri: Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Sulsel

Cikoang Mulai Dilirik Unhas, Bupati Takalar: Gagasan Kawasan Maritim Terpadu Mulai Dijajaki

Sulsel

Udin Saputra Malik Bersama Bapenda Makassar Gelar Pengawasan Pemda Angkatan XII Tahun 2026

PINRANG

Siswa UPT SDN 240 Pinrang Raih Prestasi di Ajang Bazar dan Dakwah Keliling DMI x IDM

Tinggalkan Komentar