Home / Sulsel

Senin, 9 September 2024 - 17:39 WIB

PHI Aspirasi ke DPRD, Soal Surat Edaran Bupati Wajo

MEDIASINERGI.CO WAJO — Pelita Hukum Independen (PHI) Kabupaten Wajo menyoal surat edaran Bupati Wajo No 400.12/455/Disdukcapil Tahun 2024 tentang dokumen kependudukan sebagai persyaratan pelayanan publik, yang salah satunya permintaan kepada camat, lurah dan kepala desa untuk tidak menerbitkan surat keterangan domisili.

Ketua PHI Kabupaten Wajo, Sudirman, menilai kebijakan Bupati Wajo dengan mengeluarkann surat edaran tersebut berpotensi merugikan kepentingan masyarakat umum.

“Apabila dicermati secara seksama maka surat edaran tersebut bertentangan dengan beberapa aturan yang berlaku, sehingga berpotensi merugikan kepentingan masyarakat umum, ” ujarnya.

Sudirman juga mempertanyakan urgensi atau tujuan Pj Bupati Wajo sehingga menerbitkan surat edaran Pj Bupati.

Kata Sudirman, Dalam Peraturan Presiden No 96 tahun 2018 yang menjadi rujukan keluarnya surat edaran ini tidak disebutkan adanya larangan bagi camat, lurah, dan kepala desa untuk menerbitkan surat edaran.

“Apa urgensinya surat edaran ini. Kalau ini di RDPkan, saya minta dihadirkan pengadilan agama dan pengadilan negeri, karena di pengadilan masih dipersyaratkan surat keterangan domisili dalam berkas administrasi, ” tandasnya.

Sudirman juga berharap anggota DPRD sebagai lembaga pengawas Eksekutif untuk mengecek apa tujuan dari Pj Bupati mengeluarkan surat edaran untuk tidak menerbitkan surat keterangan domisili.

” Saya harap dewan mengecek tujuan Pj Bupati Wajo menerbitkan surat edaran ini. Harus diperjelas siapa yang punya inisiatif sehingga surat edaran ini keluar, kalau tujuannya ada kaitannya dengan Pilkada untuk mem filter warga, saya kira ini keliru, seharusnya suratnya dikemas dalam bentuk lain, ” tegasnya.

Hal tersebut disampaikan Sudirman dihadapan tim penerima aspirasi DPRD
Kabupaten Wajo, Senin 9/9/2024, di ruang aspirasi DPRD Wajo.

Pengurus PHI lainnya, Kadir Nongko berharap anggota DPRD bisa menindaklanjuti aspirasi ini. Kadir mengingatkan sumpah anggota DPRD saat dilantik, yang siap memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Kadir menyebut, surat edaran ini menzalimi masyarakat. “Jangan sampai surat ini membodohi rakyat, tolong tindaklanjuti ini aspirasi, ” ujarnya.

Tim penerima aspirasi DPRD Wajo, H. Ambo Dalle, dari Partai Nasdem mengatakan, aspirasi hari ini akan ditampung dan selanjutnya akan disampaikan ke pimpinan dewan.

“Hari ini kami hanya menampung dan menerima aspirasi, berhubung belum terbentuk alat kelengkapan dewan. Dan aspirasi ini akan kami sampaikan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti, ” jelasnya.

Tim penerima aspirasi lainnya, Fery Saputra berjanji akan menindaklanjuti aspirasi dari PHI sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Legislator dari PKB ini menyebut jika dirinya sepakat dengan aspirasi yang disampaikan PHI, apalagi hal ini berpotensi merugikan masyarakat.

“Saya secara pribadi sangat sepaham dengan apa yang diaspirasikan PHI. Saya masih ingat sumpah kami saat pelantikan, ” ujarnya.

Legislator Parati Golkar, Andi Muhammad Akbar menyebut aspirasi ini, sangat urgen untuk ditindaklanjuti karena menyangkut kepentingan masyarakat.

” InsyaAllah kami akan tindaklanjuti. 4 orang yang berparaf berjenjang harus dihadirkan agar bisa berdiskusi, apa alasan penerbitan surat edaran ini.

Sekertariat DPRD segera jadwalkan hari rabu untuk RDP dan hadirkan 4 orang yang memberikan paraf berjenjang, ” imbuhnya.(gus)

Editor: Manaf Rachman

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

Prihatin Kabut Asap di Makassar, Munafri Instruksikan Dinas Bagi Masker Gratis ke Siswa dan Kelompok Rentan

Sulsel

Takalar Award 2026 Resmi Digelar, Bupati Daeng Manye: Inovasi Jadi Budaya Kerja ASN

Sulsel

Pantau Kabut Asap di BMKG, Wali Kota Munafri Siapkan Solusi Konkret

Sulsel

Dampingi Wali Kota Munafri, Fasruddin Rusli Hadiri Pembukaan CFD di Jalan Rusa

Sulsel

Munafri: Pajak Bukan Sekadar Penerimaan, tapi Jalan Mewujudkan Kesejahteraan Warga

PINRANG

Siswa UPT SDN 240 Pinrang Raih Prestasi di Ajang Bazar dan Dakwah Keliling DMI x IDM

Sulsel

Tak Lagi Kenal RS Tipe A-B-C, Kota Makassar Siap Terapkan Sistem Rujukan Berbasis Kompetensi

Sulsel

Dari Lontara+ hingga Command Center, Makassar Perkuat Layanan Publik Berbasis Digital