Home / Sulsel

Rabu, 11 Desember 2024 - 20:21 WIB

Pastikan Stok Pupuk Aman Tahun Ini, Komisi II DPRD Wajo Kuker Ke Kementrian Pertanian

MEDIASINERGI.CO WAJO — Untuk memastikan kuota pupuk aman di musim tanam padi tahun ini, Komisi II DPRD Wajo melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Pupuk dan Pestisida Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian di Kementerian Pertanian RI di Jakarta, Rabu (11/12/2024).

Ketua Komisi II DPRD Wajo Herman Arif mengatakan, kunjungan ke Kementerian Pertanian tersebut untuk mendapatkan referensi dan petunjuk teknis terkait dengan alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Wajo.

“Pesoalan pupuk bersubsidi ini kerap dikeluhkan petani di bawah, karena itu kita melakukan koordinasi dengan Direktorat Pupuk dan Pestisida di Kementerian Pertanian untuk memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi di Wajo,” ungkap Herman Arif.

Dari hasil kunjungan itu, Legislator Partai Gerindra ini memastikan, stock pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Wajo aman sampai akhir Desember.

“Alhamdulillah pupuk bersubsidi aman sampai akhir Desember. Tentu ke depannya kita juga tetap berharap ketersediaan pupuk bersubsidi untuk petani kita tetap aman dan mudah untuk mereka dapatkan,” harapnya.(Humas DPRD Wajo)

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Munafri Antar Makassar Raih Predikat Kota TP2DD Terbaik 2026

PINRANG

Bupati Pinrang Meminta Pengawasan dan Ketersediaan Gas Bersubsidi Dilakukan Secara Berkelanjutan

PWI

Perkuat Sinergi, PWI Sulsel dan Bank Mandiri Penjajakan Kemitraan Strategis

Sulsel

JSI Baca Perpindahan Appi ke Demokrat: Bukan Sekadar Ganti Jaket, Peta Politik Sulsel Bisa Bergeser

Sulsel

Wujudkan Pelayanan Prima, Bupati Takalar Canangkan Pelayanan 5S

PINRANG

Bupati Pinrang, Penanganan Sampah Tidak Hanya Berorientasi pada penilaian Adipura

Sulsel

Gantikan Muhammad Hasbi, Bupati Daeng Manye Lantik Ahmad Rivai Jadi Sekda Takalar

Sulsel

Munafri: Pendidikan Berkualitas Tak Hanya Soal Infrastruktur, SDM dan Adaptasi Jadi Kunci