Home / Sulsel

Selasa, 28 Januari 2025 - 21:19 WIB

Kecerdasan Buatan tak Akan Mematikan Profesi Jurnalis

Foto bersama para pembicara dalam diskusi media yakni 
tokoh Pers Nasional versi Dewan Pers dan Akademisi Dr. Drs. M Dahlan Abubakar, M.Hum (kedua kanan), serta Direktur Utama P2MTC (Phinisi Pers Multimedia Training Center) Fredrich C. Kuen, S.Sos, M.Si (paling kanan) diapit moderator dan ketua JOIN Makassar

Foto bersama para pembicara dalam diskusi media yakni tokoh Pers Nasional versi Dewan Pers dan Akademisi Dr. Drs. M Dahlan Abubakar, M.Hum (kedua kanan), serta Direktur Utama P2MTC (Phinisi Pers Multimedia Training Center) Fredrich C. Kuen, S.Sos, M.Si (paling kanan) diapit moderator dan ketua JOIN Makassar

Laporan H. Manaf Rachman

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Kemajuan teknologi informasi dengan ditemukannya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), santer menjadi bahan pembahasan kalangan intelektual dan menjadi fenomena besar yang mengguncang dunia maya dan juga dunia nyata, termasuk bisnis industri media.

Dengan alasan bahwa kehadiran AI justeru membuat profesi jurnalis akan tergantikan oleh teknologi AI, sehingga menyikapi hal tersebut, para praktisi media dan juga Komunitas Kafe Baca bersama Jurnalis Online Indonesia (JOIN) menggelar Diskusi Media yang bertajuk “Media versus Artificial Intelligence” yang menghadirkan dua orang pembicara yakni, tokoh Pers Nasional versi Dewan Pers dan Akademisi Dr. Drs. M Dahlan Abubakar, M.Hum, serta Direktur Utama P2MTC (Phinisi Pers Multimedia Training Center) Fredrich C. Kuen, S.Sos, M.Si, yang berlangsung Selasa, (28/1/2025) di Rumah Jabatan Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Jl. Teduh Bersinar, Perumahan Griya Fajar Mas.

Baca Juga:  Berikan Pelayanan Kesehatan ke Korban Banjir, Tim Medis Pemkot Makassar Siaga Obat dan Ambulans di Perumnas Antang

Bertindak sebagai moderator adalah jurnalis Arwan D Awing, SE dari Bugis Pos Online yang mengawali pengantarnya sebelum memandu diskusi bahwa melalui dialog Media versus AI ini penting dibahas untuk mengupas tuntas dampak plus minus kehadiran AI di kalangan pebisnis media dan praktisi jurnalis.

Baca Juga:  DKPP Resmi Pecat Ketua KPU Hasyim Asy'ari

Diskusi ini menjadi momen penting untuk membahas bagaimana AI memengaruhi dunia jurnalistik. Di tengah maraknya penggunaan teknologi pintar dalam produksi dan distribusi berita, muncul pertanyaan : Apakah AI akan menjadi mitra bagi jurnalis atau justru ancaman yang menggeser peran mereka ? Tema ini dipilih untuk memberikan wawasan dan perspektif baru bagi pelaku media dan masyarakat luas.

Share :

Baca Juga

SOPPENG

Dihadiri Wabup, Polres Soppeng Gelar Tausiah dan Doa Bersama Dipimpin Ustaz Das’ad Latif

PINRANG

UPT SDN 13 Pinrang Terus Berbenah

Sulsel

Munafri Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Pemerataan Pendidikan hingga Kepulauan

Sulsel

Tak Hanya Kirim Tangki, Pemkot Makassar Siapkan Sumur Bor Dalam Atasi Kekeringan

Sulsel

Wali Kota Munafri Kenalkan dan Ajak Mahasiswa Baru Manfaatkan Fasilitas MCH dan Lontara Plus

Sulsel

Solusi Krisis Air Bersih, Munafri Kerahkan Mobil Tangki ke Puluhan Titik dan Siapkan 18 SPAM Jangka Panjang

ENREKANG

Bank Sampah Massenrempulu Diresmikan, Ekonomi Hijau Bergerak

PINRANG

DPRD Pinrang Menyepakati Nota Kesepakatan Rancangan KUPA dan PPASP Tahun Anggaran 2026