Laporan H.Manaf Rachman
MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Kapendam XIV/Hasanuddin, Letkol Arm Gatot Awan Febrianto, S.Sos., M.Han., menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa bersama dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Pedoman Rakyat. Acara ini berlangsung di Virendy Cafe, Jl. Telkomas Raya No. 3, Makassar. Senin (3/03/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Pedoman Rakyat, Dr. H.M. Dahlan Abubakar, M.Hum., dan dihadiri oleh keluarga besar Pedoman Rakyat serta tamu undangan dari berbagai kalangan.
Selain sebagai ajang silaturahmi, acara ini juga menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang Pedoman Rakyat sejak berdiri pada 1 Maret 1947. Suasana keakraban terasa kental dalam setiap rangkaian acara, terutama saat buka puasa bersama yang semakin mempererat kebersamaan.
Diharapkan melalui kegiatan ini, hubungan antara Pedoman Rakyat dan Kodam XIV/Hasanuddin semakin solid dalam berbagai kerja sama ke depan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Makassar Ismawaty Nur, ST, MSc., Ph.D menyampaikan bahwa pihak pemerintah Kota Makassar sangat terbuka dengan kritik.
Hal ini disampaikan Kadis Kominfo Makassar ketika memberikan sambutan pada rangkaian acara HUT Pedoman Rakyat ke-78 tahun yang digelar dengan acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Pedoman Rakyat di Virendy Cafe Telkomas, Senin (3/3/2025).

Menurutnya, jika kita mendengar nama Pedoman Rakyat maka pikiran kita akan membawa kita ke masa lalu, di mana Pedoman Rakyat pada masa itu masih menjadi koran cetak terbesar di Indonesia Timur.
“Ternyata saat ini telah bertransformasi menjadi media online dan hasil perbincangan sebelum acara, Pedoman Rakyat ternyata telah bekerja sama dengan Pemkot Makassar dalam hal ini Kominfo Makassar,” ungkap Kadis Kominfo Makassar ini.
“Kami juga tak ingin berita yang disampaikan itu baik semua, kami juga sangat terbuka dengan kritikan yang ada. Karena kami tak akan tahu di mana letak kesalahan kami jika kami tak mendapat kritik dari media,” sebutnya lagi.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin yang mendelegasikan kepada dirinya karena wali kota memiliki acara yang bersamaan dan tak dapat diwakilkan.
















