Home / Tak Berkategori

Kamis, 2 Oktober 2025 - 15:24 WIB

DPRD Wajo Kompak Hadiri Pembukaan MQKI 2025 di Pondok Pesantren As’adiyah

LINTASCELEBES.COM WAJO — Pimpinan dan anggota DPRD Wajo kompak menghadiri pembukaan Musabaqoh Qira’atil Kutub Internasional (MQKI) 2025 yang digelar di Kampus III Pondok Pesantren As’adiyah Macanang, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, pada Kamis (2/10/2025).

Acara bergengsi yang mempertemukan para ulama, santri, dan cendekiawan Islam dari berbagai penjuru tanah air dan mancanegara ini secara resmi dibuka oleh Menteri Agama RI, AG. Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh nasional, di antaranya Prof. Dr. K.H. Said Agil Husin Al Munawwar, M.A. (Menteri Agama RI 2001–2004), Prof. Dr. Suyitno (Dirjen Pendidikan Islam), serta para perwakilan dari 10 negara Asia Tenggara dan 34 provinsi di Indonesia.

Selain itu, hadir pula Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, S.T., Kolonel Inf Ryan (Pamen Ahli Bidang Ekonomi mewakili Pangdam XIV/Hasanuddin), Bupati Wajo Andi Rosman, S.Sos., M.M., Wakil Bupati Dr. H. Baso Rahmanuddin Makkaraka, Ketua DPRD Wajo Ir. H. Firmansyah Perkesi, Kapolres Wajo AKBP H. Muhammad Rosid Ridho, S.I.K., Kajari Wajo Andi Usama Harun, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Dr. Ilham, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Agama Hj. Nurlina, S.H., M.H., serta unsur pimpinan Pondok Pesantren As’adiyah.

Kehadiran para tokoh penting dan tamu undangan lainnya semakin menegaskan besarnya perhatian terhadap MQKI yang menjadi ajang internasional dalam melestarikan tradisi keilmuan Islam, khususnya dalam bidang qira’atil kutub.

Dalam suasana penuh kekhidmatan, Menteri Agama bersama rombongan tamu VVIP disambut hangat dengan tarian tradisional Padduppa serta pengalungan bunga oleh para santri As’adiyah.

Wakil Ketua DPRD Wajo, Andi Merly Iswita menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan MQKI di Kabupaten Wajo. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkuat tradisi keilmuan Islam, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarbangsa, sekaligus membawa nama baik Wajo ke tingkat internasional.

“Acara ini menjadi bukti bahwa Wajo adalah pusat peradaban dan pendidikan Islam yang berpengaruh, serta mampu berperan dalam menjembatani ukhuwah Islamiyah di tingkat regional maupun internasional,” ujar Andi Merly.

MQKI 2025 diharapkan menjadi momentum kebangkitan literasi Islam berbasis pesantren, sekaligus melahirkan generasi muda yang unggul dalam penguasaan kitab kuning dan nilai-nilai keislaman yang moderat.(Humas DPRD Wajo)

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

Buka Konkerprov II PGRI Sulsel, Pemprov Tekankan Pentingnya Peran Pendidik dan Kepastian PPPK

Sulsel

JSI Baca Perpindahan Appi ke Demokrat: Bukan Sekadar Ganti Jaket, Peta Politik Sulsel Bisa Bergeser

PINRANG

Sekda Pinrang Calo Kerrang, Bidan Memiliki Peran Strategis dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Sulsel

Mengabdi 22 Tahun, Bupati Takalar Lepas Sekda Muhammad Hasbi Pindah Tugas ke Pemkot Makassar

Sulsel

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

PINRANG

Gubernur Sulsel, Membuka Workshop Leadership Ketua dan Pengurus TP PKK se-Sulawesi Selatan

Sulsel

Pemkab Wajo Sabet Juara III Jamsostek Award 2026 Provinsi Sulsel

Sulsel

Munafri: Pendidikan Berkualitas Tak Hanya Soal Infrastruktur, SDM dan Adaptasi Jadi Kunci