MEDIASINERGI.CO
SOPPENG – Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E berharap Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan langkah konkret pemantauan intensif dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat, serta kesiapan menghadapi lonjakan harga menjelang Idul Adha 1447 H/2026 M.
Hal tersebut diungkapkan bupati saat memimpin pertemuan High Level Meeting TPID di ruang rapat pimpinan, Selasa 12 Mei 2026. Pertemuan dihadiri Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle, Forkopimda, Pj Sekda, sejumlah kepala SKPD yang tergabung dalam TPID, Pinca Perum Bulog, Bank Sulselbar dan BRI, Kepala BPS dan Direktur BUMD.
Selain membahas pengendalian inflasi daerah juga sekaligus agenda Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Pertemuan guna memastikan stabilitas harga pangan sekaligus memperluas akses layanan keuangan digital bagi masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Bupati katakan, pengalaman tahun sebelumnya menjelang momentum hari raya keagamaan harga sejumlah kebutuhan pokok naik mulai daging sapi, cabai dan lainnya. Makanya TPID harus hadir sebagai garda terdepan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat.
Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle pada rapat tersebut menekankan pentingnya percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah dengan terus mendorong pemanfaatan qris dalam transaksi sehari hari masyarakat.
Pasar murah:
Kajari Soppeng Sulta D Sitohang, S.H., M.H selaku TPID menyebutkan akan menggelar pasar murah di halaman kantor Kejaksaan Negeri Soppeng pada tanggal 20 Mei 2026. Pasar murah digelar kerjasama dengan Dinas TPHPKP, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM dengan pembayaran secara digital melalui metode qris.
Masyarakat yang datang di pasar murah nanti akan diberikan voucher apa yang akan dibeli selanjutnya mendatangi stand untuk mengambil barang yang dibeli lalu dibayar dengan metode pembayaran qris.
Plt. Kepala Dinas TPHPKP Ariyadin Arif S,TP M,Si dan Kepala BPKPD Drs. H. Dipa, M.Si mensupport penuh kegiatan pasar murah tersebut. Untuk penyediaan stock barang akan kami siapkan terutama bawang merah, ungkap Ariyadin. Sementara pembayaran secara digital melalui aplikasi qris adalah terobosan yang luar biasa Kajari Soppeng untuk mendukung percepatan digitalisasi daerah, tambah H. Dipa. (mar)
















