Home / Sulsel

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:14 WIB

Munafri Tegaskan Komitmen Percepat Jembatan Barombong, Urai Kemacetan Makassar Selatan

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mempercepat proses untuk pembangunan Jembatan Kembar Barombong di Kecamatan Tamalate, sebagai langkah strategis mengurai kemacetan yang kian padat di kawasan selatan Kota Makassar.

Upaya percepatan tersebut menjadi pembahasan utama dalam rapat koordinasi antara Pemkot Makassar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Bina Marga Sulsel yang berlangsung di Kantor Wali Kota Makassar, Selasa 26 Mei 2026.

Rapat dipimpin langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama sejumlah jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Pertanahan, Dinas Penataan Ruang, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas PTSP, BPKAD, serta pihak Kecamatan Tamalate. Sementara dari Pemprov Sulsel hadir Kepala Dinas Bina Marga Sulsel, Andi Ihsan.

Pertemuan tersebut membahas langkah percepatan administrasi dan penyelesaian pembebasan lahan agar proyek pembangunan Jembatan Kembar Barombong dapat segera direalisasikan guna mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat di wilayah selatan Makassar.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan Pemkot Makassar siap mendukung seluruh kebutuhan administrasi maupun teknis pembebasan lahan yang diperlukan Pemerintah Provinsi Sulsel agar pembangunan jembatan dapat segera direalisasikan.

“Pada dasarnya, Pemerintah Kota Makassar siap mensupport segala kebutuhan, baik data, aturan maupun administrasi yang diinginkan oleh pemerintah provinsi untuk kami siapkan,” ujar Munafri.

Baca Juga:  RAKERNAS APEKSI ke XVI di Makassar, Istri Wali Kota se-Indonesia Disuguhi Fashion Show Ragam Baju Bodo Bugis Makassar

Secara keseluruhan, luas lahan yang akan dibebaskan diperkirakan di bawah 3 hektare dengan panjang proyek sekitar 800 meter.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Kembar Barombong menjadi salah satu proyek strategis yang sangat penting bagi Kota Makassar, karena akses lintas kabupaten tetangga.

Pasalnya, kawasan Barombong selama ini menjadi titik kemacetan atau bottleneck yang cukup serius, terutama pada jam kerja pagi atau pulang saat sore hari.

Munafri menyebut percepatan pembangunan jembatan Barombong, nantinya akan berdampak besar terhadap kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung konektivitas antar wilayah di Kota Makassar dan daerah penyangga.

Appi menyebutkan, Akselerasi juga menjadi hambatan karena menjadi Bottlenecking atau kondisi di mana pengendara melambat secara drastis akibat adanya hambatan arus lalulintas dengan kapasitas paling rendah.

“Proses pembangunan jembatan, akan berdampak sangat baik bagi Masyarkat umum, melintas di Kota Makassar, mengingat jembatan ini menjadi salah satu bottleneck yang menjadi persoalan di kota ini,” katanya.

Pemkot Makassar, menargetkan proses pembebasan lahan untuk pembangunan Jembatan Barombong rampung pada Juni 2026 sebagai langkah percepatan penanganan kemacetan di kawasan selatan kota.

Baca Juga:  Jalan Alternatif Leimena - Antang Dikebut, Juli Rampung, Oktober Clean and Clear

Keseriusan percepatan proyek strategis tersebut ditunjukkan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang turun meninjau lokasi belum lama ini.

Appi memastikan seluruh proses pengadaan lahan berada dalam status clear and clean sebelum pembangunan fisik dimulai.

Dalam skema pembangunan ini, Pemkot Makassar bertanggung jawab penuh terhadap penyediaan dan pembebasan lahan, sementara pembangunan fisik jembatan akan dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Bina Marga Sulsel.

Berbagai langkah strategis kini dipercepat, termasuk koordinasi intensif dengan pihak pengembang kawasan seperti PT. GMTD terkait penyelesaian fasilitas umum maupun area penghubung yang masuk dalam jalur pembangunan jembatan.

Pemkot Makassar berharap seluruh tahapan administrasi dan pembebasan lahan dapat segera dituntaskan agar proyek pembangunan jembatan sepanjang ratusan meter tersebut, bisa segera memasuki tahap konstruksi dan menjadi solusi mengurai kemacetan kronis di kawasan Barombong.

Appi juga menjelaskan, Pemkot Makassar saat ini terus mempercepat proses penyediaan lahan sesuai arahan Gubernur Sulawesi Selatan, dan pemerintah pusat.

Share :

Baca Juga

Makassar

Jumpa Maba di Masjid Agung Kampus UIN Alauddin

Makassar

23 Rumah Terbakar, Gerindra Makassar Bantu Warga Terdampak di Mattoangin

Sulsel

Respons Aduan Warga, Munafri Cek Distribusi Air Bersih hingga Siapkan Fasilitas SPAM Bantuan

SOPPENG

Bupati Soppeng Bersama Forkopimda Hadiri Syukuran Peringatan Hari Lahir Ke-81 Kejaksaan RI

Sulsel

MABA UIN Alauddin: Kampus Bukan Barak, Kami Datang untuk Belajar

Sulsel

Dukung Visi Enrekang Sejahtera, Bupati Enrekang Mutasi 38 Pejabat

Sulsel

Biar Tak Kena Masalah Saat Audit, Ini Pesan Penting Ketua AAI Sulsel Soal Pengelolaan Dana BOS

Jakarta

Akselerasi Sistem Merit, Gubernur Zainal Paliwang Paparkan Pemetaan Talenta ASN Kaltara